Senin, 10 Februari 2014

Selamat Jalan Bapak Pembangunan Banda Aceh

Innalillah wa innaillaihi radziun...Telah berpulang ke Rahmatullah, Bapak Pembangunan Banda Aceh, Pak Mawardy Nurdin.

Hampir semua status di facebook bertemakan yang sama, ini membuktikan kiprah beliau selama di dunia sangat baik, dan orang baik harus diapresiasi.

Sekilas tentang Pak Mawardy Nurdin

Ir. Mawardy Nurdin, M.Eng, Sc, lahir di Sigli, 30 Mei 1954, ia menjabat sebagai Walikota Banda Aceh sejak tahun 2007, namun saat itu dia dipercaya sebagai pejabat sementara. 

Pada Pilkada 2012 lalu ia kembali terpilih sebagai walikota Banda Aceh bersama wakilnya Illiza Sa’aduddin Djamal. Mawardy juga sempat menjabat sebagai Pj Walikota Banda Aceh selama 2005-2006 pasca tsunami.

Di bawah kepemimpinannya, Kota Banda Aceh telah meraih tiga kali piala Adipura 2009, 2010, 2012, dan dipilih oleh PBB sebagai ‘model city’ untuk disaster risk reduction.

Pria jebolan jurusan teknik itu juga sedang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrat Aceh. Ia adalah salah satu contoh pemimpin yang sangat menjunjung tinggi nilai kedisiplinan, dikenal orang sangat tepat waktu dan disayangi sekaligus disegani oleh kolega maupun staffnya karena karakter dan prestasi kerjanya. Mawardy juga pernah menerima penghargaan “Inspirational Alumni Award” dari Australian Alumni Award.

Seorang teknokrat lulusan Institut Teknologi Bandung tahun 1978 itu juga pernah menjabat sebagai Kepala Bapedalda Aceh pada tahun 2001 hingga 2003, kemudian dipindahkan menjadi Kepala Dinas Perkotaan dan Permukiman NAD dari tahun 2003-sampai 2005.
(Sumber : http://www.ajnn.net/2014/02/mengenal-sosok-mawardi-nurdin)

Memang aku tidak begitu dekat dengan beliau tapi kiprahnya untuk membangun Kota Banda Aceh patut diacungi jempol. Aku pernah diminta untuk membantu team Program Visit Banda Aceh Year 2011 (VBAY 2011). Ya walaupun aku bukan warga Kota Banda Aceh, tapi ketika muncul visi yang jelas, buatku cukup untuk membantu, dan beliau tidak mempermasalahkan itu, selama Banda Aceh bisa lebih baik. 

Walaupun selama program berjalan, tapi aku sering mendengar berita tentang beliau, beliau akan "Beungeh" aka marah kalau yang dikerjakan tidak sesuai dengan keinginan beliau, alhasil aku pernah berkali-kali merevisi desain untuk VBAY 2011, cukup menguras energi sih, tapi hasilnya aku jadi banyak belajar, dan team Dinas Pariwisata Banda Aceh pun berusaha memberikan yang terbaik.

Semangatmu jadi semangat buat kami di saat kami sedang kehilangan kepercayaan terhadap pemimpin dan sistem yang kacau. Beliau memunculkan lagi semangat untuk membangun negeri

Ada banyak program yang dibuat beliau dan memang cukup membuat semangat baru, ya walaupun tidak sedikit juga yang menolak. Salah satunya Pembangunan Balaikota Banda Aceh yang cukup fenomenal. Langkah-langkah beliau menempatkan anak-anak muda yang memiliki semangat berkarya di dinas-dinas yang jadi program prioritas sangat cerdas, sehingga banyak lagi bermunculan program baru seperti penataan Tamansari, Penataan Kawasan Ulee Lheue, Program Art and Culture Festival di Pinto Khop, Pawai Budaya dan Putroe Bungong, Banda Aceh Expo, Pemberdayaan Agam Inong Duta Wisata, Food and Coffee Festival, Festival Peunayong dan masih banyak lagi, ini membuktikan beliau termasuk orang yang visioner.

Di masa pemerintahan beliau juga Banda Aceh mendapatkan kembali Piala Adipura dan Banda Aceh termasuk ke dalam 3 besar kota dengan penataan kota terbaik di Indonesia, betapa bangganya.
Balaikota Banda Aceh, kami menyebutnya Markas Power Ranger :D
Balaikota Banda Aceh salah satu karya beliau, kami menyebutnya Markas Power Rangers karena bentuknya yang Futuristik, sebenarnya ini adalah aplikasi dari Boat di atas rumah, sebagai pengingat peristiwa Tsunami yang terjadi 2004, kreatif ya. Di tempat ini banyak kemudahan untuk anak-anak muda Banda Aceh untuk membuat acara kepemudaan.

Terakhir ketemu dengan beliau, ketika beliau mampir di stan Mister Piyoh di Banda Aceh Food and Coffee Festival.
Kunjungan Pak Mawardi Nurdin ke Stan Mister Piyoh
Ada banyak masukkan untuk desain-desain Mister Piyoh
Setelah itu beliau dikabarkan mengalami sakit yang membuat beliau jarang muncul di muka umum, tapi semangat beliau untuk Banda Aceh masih terus berjalan. Selamat jalan Pak Mawardi Nurdin, walaupun belum selesai tugasmu, kami akan siap melanjutkannya pak.

Allahhumma firlahu warhamhu waafihi wafuanhu...

10 komentar:

  1. Allahummaghfir lahu warhamhu wa'aafihi wa'fu 'anhu.

    Selamat jalan Pak Mawardy Nurdin, seorang pemimpin yang mendedikasikan segenap tenaga, pikiran, waktu dan karya nyata dalam membangun ibukota provinsi kami. Kami merasa sungguh kehilangan seorang seperti beiiau. Semoga dapat meneruskan karya dan semangat yang beliau persembahkan selama ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, jujur aja beliau salah satu inspirator abang untuk bersemangat dan tetap berkarya untuk kota halaman, semoga kita bisa meneruskan semangat beliau ya.

      Hapus
  2. Innalillah, semoga Allah melapangkan kubur pak mawardi. Amin

    BalasHapus
  3. Aceh kembali kehilangan salah seorang putra terbaiknya, semoga Allah menerima amal ibadah almarhum dan menempatkannya di tempat yang paling layak di sisi-Nya. Aamiin. Semoga untuk ke depan, para penerus pembangunan Kota Banda Aceh dapat melanjutkan kiprah mulia dan cemerlang yang telah dimulai dan diukirnya. Aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, mudah-mudahan kita bisa jadi penerus yang baik, harus lebih baik dari beliau

      Hapus
  4. wow..komplet banget ini info tentang almarhum. Semoga semua amal beliau diterima di sisi Allah SWT. Aamiin.
    btw, suka dengan gambar gedung kantor walikota itu, gambarnya cakeeeep

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe,itu dari berbagai sumber kak, banget... kami bilangnya Markas Power Ranger, nanti kita bikin acara GIB di situ aja ya

      Hapus
  5. orangnya dinamis, sangat kehilangan lah, lebh-lebih kenal baik sama anaknya, jadi merasa gimana gitu....

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Ihan, yang sabar ya, semoga kita bisa mencontoh beliau jadi orang yang dinamis :)

      Hapus