Frozen 2 udah beredar, karakter kedua saudara ini dibikin lebih menarik lagi hubungannya, dan inilah karakter mereka ala Piyoh Design.
Tampilkan postingan dengan label Sabang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sabang. Tampilkan semua postingan
Kamis, 19 Maret 2020
Rabu, 04 Mei 2016
Gua Sarang yang Bikin Sayang
Ngomongin Sabang ngga akan
ada habisnya, dan memang tidak diragukan lagi keindahan alamnya, mulai dari
pantai, danau di tengah kota, gunung berapi, air terjun hingga keindahan bawah
lautnya. Setiap tahunnya selalu ada saja tempat menarik yang ditemukan di
Sabang. Salah satu yang menjadi tujuan favorit saat ini untuk wisatawan yang
datang ke Sabang adalah Gua Sarang.
| Kawasan Gua Sarang |
Gua Sarang berada di
Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Gua Sarang sendiri dinamakan
Gua Sarang karena tempat tersebut dijadikan tempat bersarangnya burung walet,
selain menarik perhatian burung walet, Gua Sarang juga menarik wisatawan karena memiliki keunikan dan
pemandangan yang indah, termasuk tempat yang medsocable, mau facebook, twitter, instagram, you named it lah :D
Bagi
orang yang suka dengan tantangan dan ketenangan, Gua Sarang ini bisa jadi
tujuan yang tepat. Kita akan dihadapkan dengan rute perjalanan yang cukup
menguras energi dan stamina yang ekstra. Untuk turun ke pantai saja kita akan
melewati medan yang cukup terjal, tapi jangan khawatir, karena sudah diberikan
alat bantu berupa tali. Setelah itu kita jalan lagi menuju lokasi gua dengan rute bebatuan yang cukup menantang, dan salah satunya kita akan melewati gua yang mengeluarkan belerang, sepertinya sebuah kawah gunung berapi yang masih aktif.
| Gua Sarang dan Teluk yang dikeliling oleh gugusan karang yang tinggi menjulang |
Gua Sarang ini dikelola
oleh Teuku Syahrial atau yang dikenal dengan Teuku Biet atau Bang
Biet. Pada mulanya kawasan Gua Sarang ini merupakan kebun kerajaan Aceh yang
dijaga oleh keluarga Bang Biet dan ada sertifikat Cap Sikureueng dari pihak
Kerajaan, karena itu juga Bang Biet sering mengatakan kalau Gua Sarang itu
kawasan Raja Sembilan, hehe.
Untuk menuju Kawasan Gua Sarang kita bisa menggunakan
sepeda motor ataupun kendaraan beroda empat dari pusat Kota Sabang kurang lebih
satu jam perjalanan dengan kecepatan 60 kilometer per jam.
Waktu yang tepat untuk pergi ke Gua Sarang adalah
sore hari, karena posisi matahari sedang berada di barat, sehingga kita bisa
melihat warna pantai yang jernih hingga tembus ke dasar laut. Selain itu kita
bisa menunggu waktu matahari terbenam sambil makan makanan yang dijual di
warung Bang Biet yang ada di kawasan tersebut, atau sambil bermain ayunan yang ada di Pohon Mangga dekat warung, gimana, bikin sayang ga?
| Main Ayunan sambil ngegalau juga seru |
Buat kamu yang liburan ke Sabang, jangan
lupa mampir ke sini ya!
Jumat, 16 Oktober 2015
Lokal Brand Emang Keren #SmescoNV
Indonesia dianugrahi dengan banyaknya pulau dan
keindahan yang luar biasa. Menurut data resmi PBB Ada kurang lebih 13.466 pulau,
itu artinya kita bisa menghabiskan 13.466 hari atau sekitar 3 tahun lebih jika mengunjunginya
satu persatu, luar biasa bukan? Setiap pulau di Indonesia memiliki keindahan
tersendiri, sebut saja pulau-pulau terbesarnya, Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan,
Pulau Jawa, Pulau Bali, Pulau Sulawesi dan Pulau Papua, semuanya memiliki
keunikan tersendiri yang semuanya memiliki potensi dikembangkan sebagai tujuan
pariwisata. Jadi tidak salah jika Indonesia membranding pariwisata Indonesia
dengan The Wonderful Indonesia atau yang dikenal di Indonesia dengan Pesona Indonesia.
![]() |
| Logo Wonderful Indonesia |
Di samping itu, berkembangnya industri pariwisata di
Indonesia, membuat insan-insan kreatif Indonesia bergerak untuk membantu
promosi dan pemasaran potensi yang ada di Indonesia dengan produk-produk dan
brand-brand yang unik, terutama di produsen kaos kreatif. Sebut saja Mister
Joger di Bali yang lahir pada tahun 1980, Dagadu di Jogja yang bergerak pada
tahun 1994, sehingga menarik perhatian banyak wisatawan untuk datang lagi ke
sana dengan membawa orang lain sehingga Bali dan Jogja menjadi salah satu
tempat yang wajib dikunjungi di Indonesia, luar biasa!
Sekarang mulai banyak bermunculan berbagai brand lokal
keren kaos daerah yang tidak hanya menjual produk, tetapi menyuarakan perubahan
yang lebih baik, baik di bidang pariwisata, budaya, pendidikan dan juga pastinya
secara ekonomi, karena secara tidak langsung juga meningkatkan pariwisata di
daerah – daerah, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan meningkatkan
perekonomian masyarakat lainnya yang bergerak di industri pariwisata, seperti
penginapan, travel, restauran, pemandu wisata dan masih banyak lagi.
Siapa saja brand-brand lokal keren tersebut?
Sebut saja Piyoh Design (Kaos Piyoh, Sabang dan Mister
Piyoh, Banda Aceh), Badjoe Kinantan, (Oleh-oleh Medanesia), Dank! (Kaos Riau,
Pekanbaru), Kaos Pinang (Kaos baik dari Kepulauan Riau), Jakoz (Jambi Kaos), The
Dylath (Kaos Lahat), Nyenyes (Kaos Palembang), DongaDang (Kaos Bengkulu), Someah
(Kaos Sumedang), Mahanagari (Kaos Bandung), Mbejujag (Kaos Temanggung), Dablongan
Clothing (Kaos Banyumas), Kaos Rasa Solo (Kaos Solo), Soak Ngalam (Kaos
Malang), Cak dan Cuk (Kaos Surabaya), Ita Itu (Kaos Bojonegoro), Nagud
Banyuwangi (Kaos Banyuwangi), Hymunk (Kaos Kalimantan Selatan), Kareba (Kaos
Makassar, Sulawesi Selatan), Tifa Tifa (Kaos Maokwari, Papua Barat), Pinang
Clothing (Kaos Jayapura, Papua) dan masih banyak lagi.
Munculnya banyak brand-brand lokal kaos daerah akan
menjadi Ambassador di setiap daerah di Indonesia, yang nantinya akan mempromosikan
Indonesia ke luar negeri semakin gencar, jadi Indonesia akan dikepung oleh
wisatawan mulai dari Sabang sampau Merauke.
Lokal Brand Harus Keren
Saya sendiri awal mulanya membuat brand Piyoh Design
(Kaos Piyoh dan Mister Piyoh) dikarenakan saya tertarik dengan produk-produk keren
yang sudah beredar di Indonesia, seperti Mister Joger, Dagadu, Soak Ngalam dan Mahanagari, menurut saya
produk lokal tidak kalah keren dengan produk luar, dan selalu menjadi kenangan
menarik setiap memiliki produk-produk tersebut. Jadilah saya mengoleksi kaos-kaos
dengan brand lokal di setiap daerah.
| Badjoe Kinantan, Kaos Medanesia |
| T-Obenk, Kaos Batam |
![]() |
| Petak 10, Kaos Ambon |
![]() |
| Kapuyuak, Kaos Rasa Minang |
Kami juga para pengusaha Brand kaos daerah membentuk
sebuah komunitas khas daerah yang bertujuan selain silaturrahmi, juga menetapkan
standarisasi produk, mulai dari kain, bahan sablon hingga harga, harapannya
konsumen di dalam negeri pun akan senang dan bangga memakai produk lokal.
Sehingga nantinya para konsumen akan menjadi duta daerah dan juga duta bangsa
Indonesia di luar, sehingga nantinya akan mempercepat promosi Indonesia di luar
sesuai dengan target Presiden Jokowi untuk 20.000.000 kunjungan wisatawan tahun
2019.
Selain produk kaos di tiap daerah, sekarang juga di Gedung
SMESCO ada banyak produk unik khas Indonesia, di UKM Galery SME Tower, kita
bisa menemukan produk unggulan UKM di seluruh Indonesia mulai dari kopi,
cokelat, kain, sepatu, batik, dan semuanya berasal dari Brand Lokal yang memang
keren! Ada juga Paviliun 34 Provinsi yang tersebar di lantai SME Tower. Jadi kalau
kamu ke Indonesia, terutama ke Jakarta, jangan lupa mampir di Gedung SMESCO,
Jalan Gatot Subroto, saatnya menjelajahi keunikan brand lokal Indonesia!
![]() |
| Gedung SME Tower, pusat brand-brand lokal keren Indonesia |
![]() |
| UKM Gallery, pusat produk UKM Indonesia, ada kurang lebih 560 UKM |
Menarik bukan?
Kamu juga bisa berkontribusi untuk memajukan brand-brand keren di Indonesia, caranya gampang yaitu dengan mengikuti lomba blog
yang diselenggarakan oleh Smesco. Syaratnya mudah, hanya menulis di blog masing-masing dengan tema
Local Brand Lebih Keren, panjang tulisan minimal 500 kata. Hadiahnya ada
laptop, smartphone & uang tunai! Deadline hingga tanggal 20 Oktober 2015 ya.
![]() |
Jumat, 13 Februari 2015
Gunung Berapi Jaboi, The Hidden Paradise Cantik yang Eksotik
Sabang ngga hanya laut dan pantai, ada tempat yang ga kalah eksotik dan ga kalah menarik! Salah satunya Gunung Berapi Jaboi. Ada cerita yang mengatakan kalau Sabang itu berasal dari Bahasa Arab, Shabag yang artinya gunung meletus, dan bisa jadi Gunung Berapi Jaboi ini alasannya salah satunya.
Gunung Berapi Jaboi terletak di Gampong Jaboi yang letaknya kurang lebih 15 Km dari Pusat Kota Sabang kurang lebih 30 menit dengan kendaraan, tetapi lokasinya lebih dekat dari Pelabuhan Balohan, hanya kurang lebih 20 menit perjalanan.
Gunung berapinya sendiri lokasinya tidak jauh dari jalan utama, sekitar 2 km. Kita akan melewati kebun-kebun warga hingga menemukan sebuah pos dan bendera Indonesia di dekatnya, itu artinya kita sudah dekat. Posnya dijaga oleh seorang bapak-bapak tua, oke kakek-kakek lebih tepatnya, bernama Kek Ali, bisa jadi kakek ini juru kuncinya, hehe #Ngarang. Jangan lupa, sapalah kakek ini sebelum masuk ke area gunung berapinya.
| Papan Informasi tentang Gunung Berapi Jaboi |
| Papan dilarang Merokok, karena kawasan ini rawan sekali kebakaran akibat gas belerang yang masih aktif |
Tidak sampai 200
meter atau 10 menit mendaki, kita bisa melihat pemandangan yang luar
biasa! Tumbuhan hijau, cokelat dan warna putih bercampur jadi satu, eksotik! tak jarang juga banyak orang yang mengambil tempat ini untuk foto Prewedding. Ssssst, tempat ini juga menjadi salah satu tempat favoritenya
Nadine Chandrawinata dan memutuskan Jaboi menjadi The Hidden
Paradise-nya Kota Sabang, buat yang beruntung akan menemukan bendera
hijau dengan tulisan The Hidden Paradise di sini.
| Di tengah pepohonan yang mengelilingi kawah gunung berapi, eksotik |
| Di tengah Kawah Gunung Berapi Jaboi |
| Kawah-kawah kecil yang terlihat mengeluarkan asap belerang |
Yang menarik di
Gunung Jaboi ini, kita bisa melihat aktivitas kawah yang masih aktif,
pemandangan yang indah dan yang ga kalah menarik, aliran sungai dengan
air yang hangat.
| Aliran sungai dengan air hangat yang mengandung belerang, katanya sih bagus buat obat kulit |
1. Dilarang merokok, karena memang kawasan ini masih beresiko untuk terjadi kebakaran, mengandung gas-gas yang mudah terbakar.
2. Yang suka foto-foto, bawalah kamera digital atau smartphone boleh, dan pakailah pakaian dengan warna yang cerah.
3. Jangan terlalu lama di lokasi, karena bagi yang tidak tahan dengan aroma belerang, bisa mabuk bahkan pingsan, kalau mau bawa masker, boleh juga, tapi ga seru kan ya foto pakai masker? bisa dikira, ksatria baja hitam sedang mencari musuhnya, nah loh?
4. Yang tidak tahan panas, dan tidak mau kulitnya terbakar, boleh membawa lotion anti matahari.
5. Hati-hatilah melangkah dan memeriksa pijakan, karena walaupun terlihat kuat, batu-batu yang ada di sini rapuh dan tidak stabil, tahu kan artinya.
5. Hati-hatilah melangkah dan memeriksa pijakan, karena walaupun terlihat kuat, batu-batu yang ada di sini rapuh dan tidak stabil, tahu kan artinya.
Hmm, apalagi ya, Cukup itu dulu, ditunggu kedatangannya di Sabang :)
Label:
Ayo Ke Pulau Weh,
Balohan,
Destinasi Wisata,
Gunung Berapi Jaboi,
Jaboi Vulcano,
Kaos Oleh-oleh,
Kota Sabang,
Piyoh Design,
Pulau Weh,
Sabang,
Weh Amaizing,
Wisata Aceh
Rabu, 28 Januari 2015
Serunya Main Air di Waterboom Pria Laot
Walaupun Sabang terkenal dengan wisata lautnya, ternyata wisata air tawarnya juga ngga kalah menarik, salah satunya adalah Waterboom yang ada di Pria Laot.
![]() |
| Waterboom Pria Laot |
Waterboom Pria Laot ini berada di Gampong Batee
Shok, sekitar 8 km dari pusat Kota
Sabang, dapat ditempuh kurang lebih 20 menit dengan kendaraan. Nama Pria Laot
sendiri diberikan karena dulunya ada seorang pria yang tinggal di pinggir laot,
ya hingga sekarang masih menjadi misteri, siapa sebenarnya pria tersebut, atau
mungkin dia termasuk ke dalam kategori cowok matre? Entahlah. #Dibahas.
![]() |
| Waterboom Pria Laot |
![]() |
| Ember air yang setiap beberapa menit sekali menjatuhkan air |
Lokasi Waterboom ini berada di pinggir jalan
menuju Iboih. Bagi kamu yang ingin suasana berbeda di Sabang atau bosan
merasakan pantai, ini adalah salah satu alternatifnya. Dengan hanya merogoh kocek sebesar
Rp.20.000 saja, kita bisa menikmati fasilitas cukup lengkap,
kolam renang, sarana bermain anak, tempat bilas, ganti baju, kafe kecil, ruang
karaoke keluarga dan yang menariknya ada seluncuran yang cukup tinggi plus
ember yang menumpahkan air segar setiap beberapa menit sekali! Wooohoooo! Dijamin bakal betah berlama-lama di kolam, haha.
![]() |
| Perosotan buat yang tertarik mencoba adrenalin |
![]() |
| Suasana di dalam Waterboom Pria Laot |
Untuk yang rekreasi keluarga dan tidak mau basah-basahan bisa
naik langsung ke kafe kecil yang ada di lantai dua dan menariknya di sana, dari
cafe kita akan disuguhi pemandangan Pantai Pria Laot dengan aktivitas para
nelayan, menarik kan?
Label:
Ayo Ke Pulau Weh,
Destinasi Wisata,
Kota Sabang,
Pantai,
Pariwisata Aceh,
Pariwisata Sabang,
Piyoh,
Piyoh Design,
Pria Laot,
Pulau Weh,
Sabang,
Waterboom Pria Laot
Selasa, 27 Januari 2015
Danau Aneuk Laot, Tempat Romantis yang Asyik
Walaupun kecil Kota Sabang menawarkan banyak
pilihan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, terutama wisata alam
seperti pantai, gunung berapi, air terjun dan yang ngga boleh ketinggalan
danaunya. Salah satu danau romantis yang menarik untuk dikunjungi adalah
Danau Aneuk Laot.
| Danau Aneuk Laot |
Danau ini terletak di Pulau Weh, ngga jauh dari
pusat Kota Sabang. Danau ini adalah danau terbesar di Kota Sabang dengan luas
mencapai sekitar 37,5 hektar. Nama Aneuk Laot sendiri berarti ‘Anak Laut’, nama
diberikan karena lokasi danau ini dekat dengan laut, mungkin karena daripada
susah mikirin nama lain, akhirnya diberi nama tersebut, so simple.
Danau Aneuk Laot memiliki panorama alam yang
sangat indah dan mampu memanjakan mata. Di sana, para kita dapat menikmati
kesegaran air danau Aneuk Laot dengan berenang atau sekedar bersantai di tepi
danau sambil menikmati bekal makanan. Selain itu, udara yang ada di kawasan
danau ini masih cukup segar dan bersih karena belum terkena polusi udara.
Suasana seperti ini membuat betah untuk berlama-lama berada di tempat wisata
danau ini.
Salah satu obyek wisata yang sedang dikembangkan
di sekitar Danau Aneuk Laot adalah Taman Wisata Putro Ijo. Konsep yang
dikembangkan adalah ekowisata dan wisata keluarga, Wisatawan nantinya bisa
menikmati keindahan alam di sekitar danau dan bisa belajar bersama dari alam.
Ada beberapa kolam ikan yang digunakan untuk penangkaran ikan, jadi kita bisa
memancing ikan di kolam dan bisa langsung dimasak nantinya di dapur yang
disediakan di Putro Ijo. Selain mancing di kolam yang sudah disediakan, kita
juga bisa mancing langsung di danau dengan menyewa alat pancing yang tersedia
di sana. Buat yang tidak suka memancing dan hanya ingin memberi makan ikan, di
sana juga dijual pelet untuk ikan hanya dengan Rp.2.000/bungkus, dan yang ingin
berkeliling kolam, ada bebek dayung dengan desain yang lucu.
![]() |
| Mancing di Dermaga Putro Ijo, pilihan tepat untuk yang |
Selain tempat yang indah ada produk-produk
kuliner khas Aneuk Laot yang bisa kita bawa pulang, ada Nugget Ikan dan Nugget
Lobster hanya dengan Rp.15.000/pack, ini juga yang bikin kangen balik lagi ke Danau Aneuk Laot, haha.
![]() |
| Lobster Aneuk Laot |
Untuk menuju Danau Aneuk Laot ini bisa ditempuh
selama 30 menit dari Pusat Kota Sabang, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun
menggunakan kendaraan umum yang melewati Gampong Aneuk Laot. Untuk kendaraan
umum, kita bisa naik taksi, ojek atau becak motor dengan tarif Rp.10.000 – Rp.20.000.
Kalau tertarik untuk mengunjungi danau ini, saat
terbaik untuk mengunjungi danau ini adalah pagi hari, kita bisa menikmati
kesegaran udara yang ada di danau sambil menunggu matahari terbit dan menyinari
danau, syahdu! Tapi bagi yang ingin romantis dengan pasangannya datanglah sore
hari, kita dapat menyaksikan indahnya pemandangan matahari terbenam, pemandangan
matahari terbenam di pinggir danau bersama dengan orang terkasih tentu menambah
suasana romantis dan hmmm, ya gitu deh.
![]() |
| Nugget Ikan dan Lobster Sapeu Pakat |
![]() |
| Enaknya sambil makan Nugget Lobster minum W'Dank Bajigur hangat, hmmmm |
Langganan:
Postingan (Atom)








.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)




