Senin, 24 Maret 2014

Aku di Mata Mbakyuku


Aku dapat kiriman profile dari Mbakyuku, Vita, katanya aku ditulis dalam tugas mata kuliah dia, bingung juga, mata kuliah apa yang harus menulis tentang Kakangnya? haha. Dari pada bingung, kita langsung baca tulisannya ya.
Yang penasaran dengan penampakan Mbakyu Vita, ini dia orangnya, cantik kan?
Profile
PUTRA SABANG PENGGAGAS TUKOMA
Nama : Hijrah Saputra
TTL : Sabang, 25 September 1984
Alamat : Sabang
Hobby : Desain Grafis
Telp : 081803885476


Tampan, tinggi, dan ramah, itulah kesan yang nampak pada Hijrah Saputra. Pria kelahiran Sabang, 25 September 1984 ini pernah menjabat sebagai Kakang Malang 2006, sebutan duta wisata untuk wilayah Kota Malang. Tidak berhenti di situ saja, sebagai seorang pemenang di tingkat kota, Hijrah harus mewakili kotanya untuk melanjutkan persaingan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Ternyata di Provinsi pun Hijrah berhasil menggondol gelar Harapan I Raka Jawa Timur. 


Sungguh suatu anomali, seorang putra Sabang ternyata memilih untuk menjadi duta wisata di luar daerah kelahirannya. Ditanya mengenai hal tersebut, sambil tersenyum Sarjana Teknik lulusan Universitas Brawijaya Malang ini mengatakan “Saya kan ambil jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, dengan jadi Kakang Malang saya bisa mengaplikasikan konsep pariwisata Kota Malang yang saya punya. Jadi ada korelasinya kan antara ilmu saya dengan kegiatan yang saya tekuni”.


Ditanya mengenai hobi, Hijrah atau yang biasa disapa Heiji ini, memiliki hobi di bidang desain grafis ini. Di sela kesibukannya sebagai duta wisata, Heiji tetap menyalurkan hobinya tersebut ke dalam bentuk marchandise-marchandise lucu. Dia mengungkapkan bahwa dia sering membuatkan pesanan marchandise seperti bros atau gantungan kunci dengan menggunakan desain yang dia miliki. Namun sejak berkecimpung di dunia pariwisata, terpikir olehnya untuk menggabungkan hobi dan ilmu tata kota yang dia miliki. Dalam benaknya dia ingin menciptakan sebuah logo dan brand image yang mudah diingat bagi Kota Malang, dari logo itu bisa diciptakan souvenir khas Kota Malang. Seperti misalnya Singapura yang identik dengan Merlion nya.


Akhirnya muncullah idenya untuk membuat ‘Tukoma’, kepanjangan dari ‘Tugu Kota Malang’, sebagai logo pariwisata Kota Malang dengan tampilan yang berbeda. Lengkap dengan brand image nya yang berbunyi “Malang Welcoming City”. Tugu dipilih sebagai logo karena Monumen Tugu merupakan simbol dari Kota Malang. Sedangkan makna dari brand image yang ia ciptakan adalah ‘Kota Malang akan selalu siap menerima siapa saja yang ingin berkunjung ke Kota Malang’.


Setelah selesai membuat konsep dan desainnya, Hijrah langsung mengusulkan idenya tersebut kepada pihak Dinas Pariwisata, Informasi dan Komunikasi Kota Malang. Dikonfirmasi mengenai hasilnya, Hijrah hanya menjawab “Alhamdulillah, hasilnya tidak mengecewakan”. Idenya diterima untuk dijadikan sebagai logo dan brand image pariwisata Kota Malang. Puncaknya, pada tanggal 20 Desember 2006 logo dan brand image nya tersebut diresmikan oleh Walikota Malang di Regent’s Park Hotel.

Ditanya mengenai rencana ke depan setelah lulus, Hijrah menjawab bahwa dia tidak ingin berhenti berkarya dengan ilmu yang dia miliki. “Sekarang giliran daerah kelahiran saya yang ingin saya kembangkan”, jawabnya singkat. Tapi jawaban ini bukan sekedar kelakar saja, terbukti dengan terpilihnya Hijrah sebagai Agam Nanggroe Aceh Darussalam 2008. Nampaknya ini merupakan langkah awal yang ia tempuh dalam rangka merealisasikan keinginannya untuk mengembangkan daerah kelahirannya. Kita tunggu saja kabar dari Aceh, gebrakan apalagi yang akan dibuat oleh Hijrah di sana.


Begitulah, kira2 ceritanya,..Terimakasih Mbakyu Vita terharu #NangisSampePapua, doa mas terbaik juga buat kamu di sana.

10 komentar:

  1. Alhamdulillah, terimakasih, eh yang luar biasa, tulisannya atau akunya? hehe

    BalasHapus
  2. Hehehe. Lucu. tp inspiratif

    BalasHapus
  3. waaaaaaaaah luar biasa, nga nyangka banyak prestasi yang telah diraih sama kakang nih, eeeh malah jadi agam aceh pula,,,,,, bangga neh bisa bekawan sama kakang heiji :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, biasa aja kak, yang penting di mana bumi dipijak di situ langit di kita tegakkan, hehe

      Hapus
  4. Ajib... terus berkarya kang heiji..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh ada Kakang Adhis, amiin...semangat2

      Hapus
  5. Buka profil FB kangyu nemu ini artikel. Sungguh inspiratif, baru tau kalau Tukoma berawal dari salah satu Kakang Kota Malang :)

    Salam kenal Kang! (Maulana - Wk. 1 Kakang 2014) :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hei, salam kenal Kakang Maulana, selamat berkarya buat Kota Malang ya, titip jaga Tukoma :D

      Hapus