Senin, 04 Juli 2016

Muhammad Fathun, Si Pembuat Mimpi


Fathun sebagai delegasi Indonesia di Kapal Pemuda Asean dan Jepang
Bicara sosok inspiratif anak muda di Aceh, salah satunya adalah Muhammad Fathun. Siapa yang tidak kenal dengannya, pemuda yang akrab dipanggil Fathun ini sangat aktif di dalam pengembangan potensi kepemudaan. Walaupun sebagai mahasiswa kedokteran yang terkenal dengan jadwal kuliah yang padat, tidak menyurutkan semangatnya untuk berbagi, selalu saja ada waktu yang diluangkan bagi siapa saja yang mau belajar dengannya.
Karena alasan itu pula, Fathun mengajakku dan beberapa teman lain membentuk organisasi The Leader, karena baginya tidak mungkin untuk membuat perubahan sendiri-sendiri. Muhammad Fathun menginisiasi Program Dreammaker. Ini adalah proyek pelatihan kepemudaan sebagai upaya peningkatan pendidikan minat, bakat dan kreativitas pemuda. Tujuannya sebagai jembatan mimpi-mimpi anak muda Aceh dan juga anak muda di Indonesia dalam bentuk pelatihan manajemen mimpi selama tiga hari.
Fathun dan Team The Leader Generasi Pertama
Menurut pemuda kelahiran Leung Ie, Aceh Besar, 22 Agustus 1989, Dreammaker menjadi media yang menjembatani dia untuk membantu anak-anak muda Aceh lainnya untuk mewujudkan mimpinya masing-masing, berkarya dan membawa perubahan positif bagi lingkungannya. Sudah 6.000 lebih pemuda baik dari Aceh maupun beberapa daerah di Indonesia yang terhubung dengan program ini.
Selain aktif di The Leader, Fathun juga aktif sebagai Volunteer di Bina Antar Budaya Chapter Aceh sebagai Sending Coordinator sejak tahun 2009, Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) dan aktif juga di Agam Inong Duta Wisata Banda Aceh, bagi Fathun, mengikuti program tidak hanya terputus ketika program itu selesai, tetapi bagaimana cara ilmu yang didapat selama program bisa diaplikasikan dan dibagikan sebanyak-banyaknya untuk orang lain yang membutuhkan, menurut dia, yang dibutuhkan oleh dunia dan Aceh khususnya untuk menyelesaikan segala masalah, dengan mengoptimalkan peran pemudanya. Agar memiliki kapasitas dan ketulusan hati untuk mengabdi kepada daerahnya.
Prinsip hidup Direktur The Leader ini, Give More Achieve More. Menurut Fathun dengan makin banyak memberi akan mendapat lebih banyak lagi, hal ini terbukti dia terpilih sebagai wakil Aceh di Program Pertukaran Pemuda Antar Negara di Kapal Pemuda Asean-Jepang, Duta Mahasiswa genre BKKBN, Duta Wisata Aceh 2012, dan terpilih dalam program Jalan Pemimpin. Selain secara  pribadi, Fathun juga berhasil membawa The Leader mendapat penghargaan sebagai MDGs Award Winner 2013 di Bidang pendidikan, dan juara 2 organisasi kepemudaan Indonesia terbaik 2015 di Kementrian Pemuda dan Olahraga.
Fathun dan anak-anak di Araselo, Sawang, Aceh Utara
Fathun dalam Sesi Roadshow Dreammaker Bener Meriah
Yang membuat aku salut dengan Fathun, dia selalu bersemangat ketika berbicara untuk kepentingan anak muda, bagi dia selama itu bisa membantu, akan dia usahakan, walaupun harus mengendarai mobil dari Banda Aceh hingga Langsa, walaupun harus tidur hanya beberapa jam, walaupun pulang pagi-pagi buta, walaupun tidak dibayar dan mengeluarkan duit pribadi sekalipun. Semangat  terus Fathun, Indonesia butuh banyak anak muda sepertimu. 

Yang penasaran dengan Fathun, boleh diadd Akun Facebooknya di sini
dan follow instagramnya di @Fathuun
 

Rabu, 29 Juni 2016

10 Tahun

Tidak terasa 10 tahun sudah terlewati, aku memulai kehidupan yang luar biasa. Hal ini bermula ketika mengikuti pemilihan Kakang Mbakyu Malang 2006, bisa dibilang, itu adalah titik balik hidupku. Setelah itu ketagihan terus untuk mengembangkan diri di berbagai macam kegiatan. Bukannya maruk, bukan, tapi di situ aku belajar banyak hal tentang hal-hal yang aku senangi dan bisa terjun langsung ke lapangan. Tapi bohong adanya, kalau dibilang semua kegiatan menyenangkan, masalah pasti ada, hambatan juga tetap ada, tetapi di situlah aku belajar bagaimana menghadapinya, bagaimana mensyukuri nikmat Allah, bagaimana cara untuk selalu berpikiran positif dan selalu tersenyum menghadapi semua cobaan.
Hijrah Saputra 2006 - 2016
Pesan atuk-ku di Malaysia, teruslah berbuat baik dan yang terbaik, karena nantinya kamu akan bisa bercerita bersama anak cucu kamu dengan senang hati. Pesan atuk ini selalu menjadi motivasiku, tidak hanya memotivasi, atuk juga selalu memberi contoh atas semua yang diucap.

Begitu juga dengan mamak dan bapak, selalu mendoakan yang terbaik buatku, pesannya setiap tahun selalu sama, semoga sehat terus, selalu menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa, agama dan negara. Hehe, terlalu umum ya, tapi itu menjadi semangat bagiku untuk terus bergerak.

Penghargaan bukanlah tujuan akhir, tapi dengan adanya penghargaan, itu artinya yang kita kerjakan mengalami progres. #Piyohnote

Penghargaan memang bukan tujuan akhir, tapi menjadi kebahagiaan tersendiri jika semua apa yang telah kita kerjakan dihargai oleh orang lain, baik itu dalam bentuk ucapan, maupun dalam bentuk sertifikat ataupun plakat, semua memang harus disyukuri. Karena aku yakin jika kita mensyukuri nikmat sekecil apa pun, Allah akan memberikan kita lebih banyak lagi dari yang kita butuhkan.

Jadi, jangan pernah bermimpi dan terus berkarya ya

Salam Kreatif selalu

Hijrah Saputra, ST


Selasa, 14 Juni 2016

Be Extraordinary!

Risk The Usual
Pernah kebayang ga sih, kalau hidup kita bakal seperti itu-itu aja? sampai akhirnya muncul kata, "membosankan". Pernah? tenang, artinya kita pernah mengalami hal yang sama. 

Dulu saya selalu berpikiran lulus kuliah dengan nilai bagus, bisa masuk di kantor yang berAC, punya rumah bagus, yang nantinya bakal kerja di kantor, pulang ke rumah, begitu setiap hari. Hingga suatu ketika saya berpikir, kok rasanya hidup seperti itu bakal membosankan sekali buat saya. Akhirnya saya mengambil keputusan untuk mengambil resiko yang tidak biasanya, dan tidak banyak orang mau untuk mengambilnya, bahkan orang tua saya pun ikut keberatan dengan keputusan saya, tapi kalau saya tetap meneruskan apa yang saya pikirkan, selamanya saya akan terjebak dalam kebiasaan yang menjemukan. Bagi saya sekarang berada di dalam ruangan dalam waktu yang cukup lama bisa membuat gatal kaki.

Tapi mengambil keputusan yang di luar kebiasaan, bukannya tidak ada resiko, ada banyak sekali tantangan yang harus saya hadapi setelahnya, mulai dicurigai sebagai orang luar lah, diperlakukan tidak hormat lah bahkan tidak sedikit juga yang mencibir, cuma bagi saya itu resiko yang saya harus terima dan berusaha bagaimana caranya semua itu saya jadikan motivasi untuk berbuat lebih baik lagi, ya walaupun akan mengeluarkan energi yang cukup banyak menguras peluh dan tenaga. 

Saya yakin dan percaya tidak ada hal yang sia-sia selama kita melakukannya dengan tujuan yang positif dan seperti kata JKT48, "impian ada di tengah peluh, bunga yang mekar secara perlahan, usaha keras itu takkan mengkhianati."

Be Extraordinary!

Minggu, 12 Juni 2016

Enjoying Sabang

Salah satu animasi kesukaanku akhirnya dibuat sekuelnya, ya walaupun dengan judul yang berbeda, Finding Dory! Masih dengan tema yang sama, mencari keluarga yang hilang, kali ini giliran Dory yang mencari keluarganya. Ikan biru yang memiliki penyakit short memory term ini membuat petualangannya sendiri, yang pasti sama serunya dengan pengalaman si Nemo.

Film yang berlatar belakang lautan memang selalu menarik buatku, ada kesan mendalam, apalagi Sabang terkenal dengan potensi baharinya, jadi tiap nonton Film Finding Nemo, ada kekuatan emosional di situ, halah! hehe 

Sambil nunggu filmnya muncul di bioskop, eh tapi ga ada gunanya juga nunggu di bioskop karena di Aceh ga ada bioskop, itu artinya harus menunggu DVD bajakannya atau downloadannya di layar kaca, ya mau gimana lagi, cuma DVD bajakan yang legal di sini, hehe.
Mudah-mudahan pemimpin yang selanjutnya makin asyik ya, jangan salah pilih ya, eh kok jadi kampanye, ah sudahlah. Jadi daripada ngomongin yang ga jelas, ini ada beberapa karya yang terinspirasi dari film Finding Dory, enjoy it....
Dory nyari keluarganya di Pulau Weh, Pict : FindingDoryDisney
Dory kebingungan, karena di Weh banyak ikannya, pusing pala Dory
Tapi Dory akhirnya bahagia di Weh, karena terumbu karangnya asyik
Selain senang dengan suasananya yang asyik, Dory bertemu dengan Nemo dan Marlyn yang bahagia di Sabang
Selain Nemo dan Marlyn, ada orang yang baik hati di Sabang, suka ngasih makan ikan
Oke, ini postingan sudah mulai ngawur, karena lapar merubah semua orang, hahaha..... selamat berpuasa semua, sampai ketemu di Sabang. #SalamSabangSelalu #JanganLupaBahagia #JanganLupaBersyukur
 

Rabu, 08 Juni 2016

Ini Serius, Pegadaian Mengatasi Masalah Tanpa Masalah?

The First Time is Usually Scary But There is Always a First Time For Everything.

Kata orang, pengalaman pertama biasanya memang terlihat menakutkan. Mungkin karena memang kita belum tahu apa yang akan kita lewati, bagaimana rasanya, maupun hal terburuk yang akan terjadi.

Pasti sudah pernah dengar tentang Pegadaian, salah satu BUMN di Indonesia yang bergerak dalam penyaluran jasa kredit dalam bentuk gadai.  Saya mengenal Pegadaian awalnya dikenalkan oleh seorang teman yang juga salah satu Kepala Bank Syariah di Sabang. Beliau menceritakan pengalamannya, pengalaman kenalan-kenalannya yang menjalankan usaha maupun yang berinvestasi menggunakan emas semuanya menggunakan jasa Pegadaian terutama untuk Pegadaian Emas, karena Emas lebih stabil dan gampang dicairkan bila ingin menggunakan dana. “Ini cocok buat kamu Jrah, modal yang kamu punya bisa dikonversikan ke emas, digadaikan, dananya bisa kamu putar ke usaha, nanti kamu bisa tebus dengan nilai yang sama, dan keuntungan usaha kamu bisa buat beli emas lagi,” katanya dengan meyakinkan.

Tapi tetep aja, sebagai orang awam masih ada rasa takut di hati, seperti apa Pegadaian itu, apalagi menggunakan kata “Pegadaian” lebih sering digunakan untuk orang-orang yang ngga punya duit alias mau bangkrut, naudzubillah min dzalik. Ya di Aceh, walaupun tidak punya uang, gengsi besar sekali, biar gempor, asal tersohor, haha.

Walaupun sempat ragu, tidak ada salahnya mencoba, tantangan baru ini namanya, apalagi yang rekomendasi seorang manajer bank, pasti bisa dipercayalah.

Esok harinya untuk pertama sekali saya datang ke Kantor Pegadaian Syariah UPSSabang. Kantornya cukup sepi, yang terlihat hanya 2 pegawai dan 1 orang yang terlihat sepertinya manajer, dan seorang satpam. Saya disambut ramah oleh pegawainya, ditanyain maksud dan tujuannya saya datang ke sana. Setelah tanya-tanya, ternyata penjelasannya, kurang lebih sama dengan yang disampaikan oleh temanku.
Gadai Berprinsip Syariah
Kemudian saya mencoba untuk menggunakan jasa Pegadaian Emas dengan emas yang saya bawa saat itu, ternyata urusannya tidak ribet, hanya dalam beberapa menit, saya bisa mendapatkan dana yang bisa saya gunakan untuk keperluan saya, saya cukup menandatangani beberapa Surat Bukti RAHN yang berfungsi sebagai bukti perjanjian antara nasabah (Rahin) dan Pegadaian (Murtahin), yang nantinya juga berfungsi untuk pengambilan barang. Pengembalian pinjaman bisa kapan saja, tapi diberikan batasan waktu hingga 4 bulan untuk diperpanjang kembali.
Surat Bukti RAHN Pegadaian
Hasil bertanya-tanya dengan petugas Pegadaian dan pengalaman pribadi, ada beberapa Keuntungan Menggunakan Jasa Pegadaian, di antaranya :
Yang pertama, urusan di Pegadaian, tergolong mudah dan tidak berbelit-belit, Kita tidak perlu buka rekening dan hanya butuh waktu kurang lebih dari 15 menit untuk menyelesaikan prosesnya.
Yang Kedua, jenis pembiayaan yang likuid, cepat dan gampang dicairkan, biasanya bisa kita dapat sekitar 80% dari taksiran barang.
Yang ketiga, Nasabah hanya dikenakan jasa biaya sewa penitipan (IJARAH), karena di pegadaian sistemnya adalah untuk membantu orang-orang yang membutuhkan dana yang cepat.
Yang keempat, tidak mengandung unsur riba, karena yang kita bayar adalah sewa penitipan saja, bukan bunga, dan itu lebih murah daripada kita menggunakan jasa kredit di Bank.
Yang kelima, walaupun hitungannya kita ngutang, di Pegadaian kita disebut sebagai Nasabah (Rahin), keren kan? Hehe.
Yang Keenam, setiap transaksi peminjaman dana atau apapun di Pegadaian kita bisa mendapatkan poin yang nantinya diundi untuk mendapatkan hadiah langsung. 
Yang Ketujuh,kita sering mendapatkan informasi produk-produk terbaru dari Pegadaian dan juga informasi tentang poin yang kita miliki dan juga mengingatkan kita kalau waktu pinjaman kita sudah jatuh tempo melalui jasa sms, layaknya seorang sahabat.
Yang kedelapan, bisa jadi tempat penitipan, kalau mau pergi ke luar kota untuk jangka waktu yang lumayan lama, tidak ada salahnya mengunakan jasa Pegadaian, lebih aman dan bikin tenang.
Yang kesembilan, tidak terlalu mengikat, kita bisa bayar di mana saja, jadi kalau pinjaman kita sudah jatuh tempo ataupun kita mau bayar, kita bisa bayar di mana saja, tidak perlu harus ke tempat kita pinjam, misalnya kita pinjam di Sabang, kita bisa saja bayar di kantor cabang Banda Aceh ataupun di cabang yang terdekat dengan kita.
Yang Kesepuluh, memiliki banyak penawaran jasa yang lain, seperti Arisan Emas, Nyicil Emas, Tabungan Emas, Isi pulsa, bayar tagihan, dan masih banyak lagi.

Di Pegadaian Syariah Ulee Kareng mencoba layanan Tabungan Emas
Ini juga salah satu program dari Pegadaian yang menarik, Kemilau Emas Pegadaian, yaitu program pengundian poin nasabah yang berhadiah emas, ya walaupun saya belum pernah menang, tapi tetap semangat, saya yakin pasti dapat nanti, amin! #Kode
Kemilau Emas Pegadaian

SMS Pemberitahuan Poin dari Pegadaian
Alhamdulillah, sekarang Pegadaian jadi kebiasaan, jika butuh modal untuk pengembangan usaha, saya menggunakan jasa Pegadaian karena sekarang saya punya seorang Sahabat, Pegadaian. Sangat sesuai dengan taglinenya, Mengatasi Masalah Tanpa Masalah.

Jadi kalau ditanya sekarang, “sering ke Pegadaian ya?,” saya tidak perlu malu dan akan jawab dengan bangga hati, “Ya, saya sering ke Pegadaian.” Dan terimakasih banyak Pegadaian yang ikut membantu dalam perjalanan pengembangan usaha saya hingga seperti sekarang.

Salam hangat dari Aceh