Rabu, 07 Oktober 2015

Creativity Starts From Zero


Apa kabar semua Piyohlover, udah lama juga ga update blog, ya selain sibuk di dunia nyata yang ternyata menyenangkan, hehe. Ada banyak efek domino terjadi akhir-akhir ini, aku diminta bantu untuk program ini, terus ternyata diminta lagi lanjut untuk program yang lain, kemudian aku pusing, hahaha.

Btw, aku lagi bikin program untuk sharing-sharing ala Papa Piyoh, tapi kali ini pengennya roadshow ke beberapa daerah di ACeh, doain mudah-mudahan lancar ya, siapa tau kita bisa ketemu dan belajar bareng, who knows :)

Ini sebagian bahan yang akan dipake buat Roadshow, tapi perkenalan aja, hehe.







Sabtu, 26 September 2015

Menemukan dan Mengembangkan Passion Menjadi Usaha

Ketika aku diundang untuk sharing di beberapa kegiatan wirausaha, aku sering ditanyakan, “Bang, bagaimana caranya kita menemukan Passion dan mengembangkannya menjadi usaha?

Padahal semua orang memiliki Passion yang bisa dikembangkan menjadi usaha, tapi kebanyakan orang berpikir bahwa mereka tidak bisa mencari uang dari apa yang mereka sukai, sehingga mereka malas untuk memulai. Biasanya lagi, selalu ada pemisahan antara Passion dengan pekerjaan utama yang mendatangkan pemasukan secara rutin. Jadi ketika harus memulai proyek yang berhubungan dengan Passion, mereka merasa kewalahan. Kecuali jika kerjaan kita sudah sesuai Passion kita.

Kalau kita merasa kerjaan yang kita lakukan selama ini menyiksa dan merasa membebani, ada baiknya untuk merancang ulang prioritas kita. Jika memang memungkinkan, berikan prioritas lebih kepada apa yang menjadi kesenangan kita dan kerjakan dengan bersungguh-sungguh.

Seorang Life Coach di New York City, Susie Moore, menulis di huffingtonpost.com, 5 alasan mengapa kita perlu mengejar Passion dalam menjalani hidup ini:

1. Passion itu Menyenangkan untuk dilakukan
Melakukan apa yang kita sukai tentunya sangat menyegarkan dan membuat kita merasa lebih hidup. Bekerja seolah tak bekerja untuk orang-orang yang benar-benar menyukai pekerjaannya. Sebaliknya, kita justru akan mendapatkan kebahagiaan sepanjang hidup kita. Jadi jangan pernah berpikir bahwa kita tidak pernah mendapatkan keuntungan dari kegiatan bersenang-senang.

2. Passion itu didukung oleh Semesta
Mengerjakan sesuatu hal yang sesuai dengan Passion kita akan membuat kita bahagia dan akan membawa pada pemahaman tentang diri sendiri yang lebih hebat dari apa yang kita pikirkan selama ini. Bahkan, dunia pun akan mendukung keputusan kita untuk mengoptimalkan bakat unik kita sehingga akan banyak peluang bermunculan untuk kita. Kita bertemu orang baru dan mengobrol  lalu tanpa kita tahu, ia merupakan peluang bagi kita. Atau bisa juga tiba-tiba kita mendapat panggilan telepon yang memberitakan sebuah peluang karena orang lain merekomendasikan kita. Kesempatan bisa datang dari mana saja ketika kita benar-benar serius mengusahakan apa yang kita mau.

3. Passion itu Meningkatkan Kreativitas, ide dan energi terus mengalir
Perasaan senang dan gembira adalah bahan baku mutakir untuk ide dan kreativitas. Bayangkan kita bermain game atau membaca novel kesukaan, kita hampir tidak pernah merasa bosan. Bahkan, kita akan mengorbankan beberapa hal untuk dapat melakukan aktivitas-aktivitas tersebut. Rasa senang membebaskan pikiran dari tekanan sehingga energi, semangat dan daya kreativitas yang kita miliki mengalir dengan lancar. Satu hal yang bisa kita cermati misalnya adalah ketika ketika kita membuat tulisan. Sama-sama menulis, tetapi jika topiknya berbeda, mood kita juga berbeda. Bahkan, untuk siapa kita menulis juga mempengaruhi besarnya intensitas yang kita berikan untuk tulisan tersebut.

4. Passion itu Membuat Kita Lebih jujur pada diri sendiri
Tidak ada yang lebih penting daripada menjadi diri sendiri, itulah satu-satunya kewajibankepada diri kita dan dunia. Jika kita melakukan itu dengan komitmen dan hati yang terbuka, maka imbalan yang baik tentu kita dapatkan.

5. Passion itu membuat Segalanya Tidak Terasa sia-sia
Kita tentunya tidak harus buru-buru resign dari pekerjaan kita sekarang demi mengejar Passion tersebut. Kita bisa memulainya sambil mengerjakan pekerjaan utama kita. Misalnya dengan mengobrol dengan orang-orang yang sudah bekerja di bidang sesuai Passion kita. Temukan orang yang sudah lebih dulu sukses dan mintalah mereka menjadi Mentor, belajarlah dari mereka. Pelajari apapun yang berhubungan dengan Passion kita dan jalan akan terbuka pada saat yang tepat dan jika kita membuka diri.

Mengembangkan Passion Menjadi Usaha
Nah untuk mengembangkan Passion menjadi usaha, Passion tidak bisa bergerak sendiri, ada 3 hal yang harus kita perhatikan untuk mengembangkan Passion untuk menjadi sebuah usaha yang menguntungkan, yaitu Passion, Skill, dan Market. Bekerjalah atau berwirausahalah di bidang di mana kita memiliki keunggulan pada ketiga hal tersebut.

Seorang Profesor di Stanford University, Dr. Tina Seelig, juga menegaskan hal tersebut. Menurut Dr. Tina, komposisi dari pekerjaan yang hebat (good work) itu adalah Passion, Skill, dan Market. Passion adalah pekerjaan yang kita lakukan dengan cinta (suka), skill berarti kemampuan untuk menyelesaikan sesuatu, dan Market adalah pihak yang akan membayar kita untuk melakukan sebuah pekerjaan.
Mengejar Passion
Ketika kita punya Passion dan skill, tapi tak ada perusahaan yang mau membayarmu, itu artinya kita punya hobi. Namun ketika hobi bisa dilekatkan dengan proses penambahan nilai, maka itu bisa menjadi good work. Kita punya hobi memasak, jago memasak, dan punya Passion di dunia kuliner, namun selama kita belum mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai (dari sisi ekonomis misalnya dengan membuka restauran – setelah melihat market / pasar atau dengan menjadi chef), maka selamanya itu akan tetap menjadi hobi. Jika kita memiliki Passion dan ada perusahaan yang mau membayar untuk Passion tersebut, namun kita belum memiliki keahlian di bidang tersebut, ya maka itu menjadi pekerjaan impian (dream job). Kalau kita memiliki skill dan sedang bekerja, namun ternyata itu tidak selaras dengan mengejar Passion kita, maka Dr. Tina mengatakan bahwa itu hanyalah bekerja biasa (just “job”). Untuk bisa bekerja hebat (good work), harus ada kombinasi ketiganya.
This is My Passion
Jadi, sudahkah kamu menemukan Passionmu?

Selasa, 22 September 2015

Mengenal Hijrah Saputra, Agam Kreatif dari Sabang

Agam Hijrah Saputra, Duta Wisata Indonesia 2008

Beberapa hari yang lalu Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) baru saja merilis ikon baru, yaitu Nusa dan Tara. Nah, tahukah kalian siapa pencetus ikon tersebut? Dialah Hijrah Saputra ST, atau yang lebih dikenal Agam Hijrah. “Iya, karena dilihat saya punya ikon Agam Inong. Lalu dimintai tolong untuk dibuatin ikon Duwis ID”, ujar cowok kelahiran Sabang ini. “Dulunya ide ikon Nusa dan Tara ini dikerjain bareng Vrans dari Yayasan Duta Wisata Indonesia”, tambahnya.
Nusa dan Tara karya Agam Hijrah

Agam Hijrah saat ini aktif di berbagai kegiatan, diantaranya: Piyoh Sabang, Rumah Kreatif, Sabang Berkebun, dan nge-blog. Di sela-sela kesibukannya menjadi pengusaha kaos, beliau juga lagi menulis buku Kaospreneur yang nantinya akan dipasarkan. Pada tahun 2013 kemarin, organisasi The Leader yang digawanginya berhasil memenangkan Indonesia MDGs Awards (IMA) 2013 dengan kategori Peserta Organisasi Muda.

Cowok berzodiak Libra ini menuturkan bahwa untuk menjadi sukses harus lah fokus. Setiap kegiatan yang dijalani mempunyai porsi masing-masing. “Kalau sekarang saya lagi fokus acara Pemilihan Putra Putri Konservasi dan Bahari Kota Sabang 2015”, ujarnya.

Agam Hijrah merupakan lulusan Sarjana Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya. Ketertarikannya di bidang pariwisata dimulai dari sejak bangku kuliah. “Awalnya ada mata kuliah pariwisata, terus ikutan Kakang Mbakyu Malang, eh akhirnya keterusan”, ujar beliau sambil tersenyum. Bukan hanya di bidang pariwisata, Agam Hijrah juga menekuni dunia wirausaha. Usaha yang digelutinya adalah kaos khas Aceh dan Sabang yang diberi nama Piyoh. 
Hijrah dan Piyoh Sabang
Cowok yang lahir pada tanggal 25 September 1984 ini mengakui kalau usaha yang dirintisnya berasal dari desainnya sendiri. Setelah lulus kuliah di Malang, beliau pulang ke Sabang untuk membuka usahanya. Hal ini dilakukannya karena sebagai putra daerah wajib membantu perkembangan daerahnya, khususnya pariwisata. Maka tercetuslah ide kaos Piyoh yang menjadi oleh-oleh kaos khas Aceh dan Sabang. “Senang juga sebagian keuntungan yang didapatkan selain bisa mengembangkan usaha, bisa juga untuk membantu kegiatan non-profit”, tutupnya.

Penghargaan yang pernah diperolehnya :
  • Juara I Kakang Malang 2006
  • Branding Image Pariwisata Kota Malang 2006
  • Juara Harapan I Raka Jawa Timur 2007
  • Juara I Lomba Rally Blog Wisata Malang 2007
  • Cut Abang Sabang 2008
  • Agam Provinsi Aceh 2008
  • Juara II Logo Visit Banda Aceh 2011
  • Enterpreneur Writting Contest 2011
  • Juara III My Selangor Story 2013
  • Juara 1 MDGs Award 2013
  • Juara I Techno Start Up Icon Markplus 2014
  • Marketeers of The Year Markplus 2015
Sumber : Website Adwindo

Minggu, 20 September 2015

Tips Menjadi Moderator Yang Baik



Seminar Gemar Membaca 2015, bersama Rektor Universitas Malikussaleh, DPR RI, Kantor Arsip dan Perpustakaan Nasional
Beberapa waktu yang lalu aku mendapat kesempatan untuk menjadi moderator acara, sebenarnya aku sendiri merasa nyaman menjadi pembicara daripada moderator diskusi, karena ada beberapa pertimbangan, salah satunya Moderator tidak bisa bicara panjang lebar, haha, Oops!.

Tapi karena permintaan seorang dan ini menjadi tantangan tersendiri buatku, aku masih ingin terus belajar untuk hal-hal yang baru, soal baik atau buruk, tinggal peserta yang menilai. Jadi hasil dari menjadi seorang moderator beberapa waktu lalu, aku belajar beberapa hal, semoga bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua.

1. Persiapan yang Cukup, Jadi Moderator itu butuh persiapan yang cukup matang, kita perlu mempelajari orang yang kita moderatori dan bahan yang akan dia presentasi. Mulai dari mencari hal-hal unik dari para presenter, sehingga, peserta diskusi bisa mendapat informasi baru.

2. Banyak memuji, memberikan pujian kepada para pemateri, hal ini akan memberikan kepercayaan diri mereka meningkat, tapi tidak semua orang suka dipuji dan efek lainnya, peserta diskusi akan meningkat kepercayaaanya terhadap pemateri, sehingga terjadi komunikasi yang menarik di antara keduanya.

3. Moderator bukan Pemateri Tambahan, Seringkali kita lihat, Moderator terjebak memberikan ulasan berlebihan lebih dari para pembicara, hal ini seringkali memberikan efek yang tidak baik. Ingat, Moderator bukan pembicara tambahan, kita perlu mengerem rasa untuk menjabarkan hal yang kita rasa perlu dijelaskan, kita hanya perlu mempersilahkan pemateri mengulasnya dengan jelas, apabila sudah jelas, cukup.

4. Buatlah Humor sedikit, seorang moderator juga perlu menyiapkan humor di sela-sela acara, sehingga tidak terlalu kaku, tugasnya juga mencairkan suasana dengan Ice Breaking. Hal ini juga perlu dipersiapkan secara matang.

5. Buatlah naskah atau alur acara, sehingga kita tidak tersendat berbicara, tulis saja apa yang akan kita katakan ketika menjadi moderator, terutama saat kita membuka, walaupun kita sering menjadi moderator, kita tidak akan pernah tahu apa yang terjadi selama di atas panggung.

Alur untuk tahapan moderator Acara :
1.    Pembukaan
2.    Ucapan selamat datang untuk para peserta
3.    Uraian secara singkat latar belakang dan tujuan acara
4.    Perkenalkan CV pemateri dan tema presentasinya
5.    Penentuan waktu dan mekanisme tanya jawab
6.    Mengundang pembicara untuk presentasi
7.    Rangkuman singkat inti presentasi
8.    Sesi Pertanyaan
9.    Ucapan terimakasih untuk pembicara
10. Menutup diskusi/presentasi.

6. Berinteraksi aktif dengan peserta, hal ini juga salah satu penghargaan kita terhadap peserta yang datang. Tidak ada salahnya kita menyebut nama atau memberi apresiasi kepada peserta yang kita kenal jika topik yang dibicarakan oleh pembicara ada kaitannya dengan peserta tertentu. Jika di situ ada pejabat, pujian atau apresiasi akan sangat membantu. Menyebut nama orang di tengah hadirin juga sangat membantu. Intinya, semua orang suka diperhatikan dengan wajar.

7. Berlatihlah, buatku persiapan dengan latihan yang bagus perlu dilakukan, sehingga ketika acara, tidak terjadi kesalahan yang tidak kita inginkan, Practice make us better!
Selamat menjadi moderator yang baik