Minggu, 09 Februari 2014

Ngobrolin Hospitalitypreneur bareng YouthEmpowering di #YEP!Voice



Malam Minggu lalu aku diminta untuk mengisi salah satu acara anak muda dengan nama #YEP!Voice. #YEP!Voice adalah salah satu program yang dibuat oleh YEP! Salah satu organisasi anak muda Indonesia yang ada di Jakarta. #YEP!Voice ini mengundang anak-anak muda yang berkontribusi secara positif dengan kreatif untuk lingkungannya. 

#YEP!Voice dilakukan secara online dengan menggunakan media twitter, jadi tidak perlu bertemu muka dan jarak tidak jadi masalah, mau yang tinggal di Sabang atau di Merauke pun bisa gabung, sangat kreatif!

Ngomongin tentang YEP! atau Youth Empowering adalah organisasi kepemudaan Indonesia yang memiliki target pemberdayaan pemuda Indonesia ke hal-hal yang positif. Ada banyak program yang telah mereka buat bisa dilihat di http://youthempowering.org.

Ya buat yang tidak mengikuti YEP!Voice malam minggu lalu, ini dia rekamannya, semoga bermanfaat. (Sssstt, ini aku jawabnya singkat-singkat bukan karena ingin terkesan cool, tapi ternyata bercerita di twitter dengan 140 karakter, butuh kreativitas yang tinggi, fiuuh! haha).

Selamat malam ka @Hijrahheiji :) sudah siap untuk ber- YEP! Voice dengan YEP!ers?
Selamat malam juga, Siap! Dengan senang hati 

Wah semangat ka @Hijrahheiji semoga juga memberikan semangat pada YEP!ers ya :) halo ka Hijrah, apa aja kesibukannya skrg? #YEPvoice
Alhamdulillah Haba Great! sekarang sibuk ngembangin usaha @PiyohDesign dan @MisterPiyoh juga beberapa kegiatan berhubungan dengan wirausaha

Wahh inspiratif dgn berbagai kegiatan wirausaha. Sbg foundernya @PiyohDesign ,gmn sih sejarahnya tercetusny ka @Hijrahheiji ? #YEPvoice

@PiyohDesign muncul berawal dari mimpi merubah Kota Halaman sendiri. Sabang punya potensi yang luar biasa, saatnya kita berbagi, “Berbagi Sabang di mana Aja”, Saya punya Hobi desain jadi salah satu media untuk melakukan PERUBAHAN. Seneng juga melihat orang lain senang dengan produk yang kita buat, jadi motivasi terus buat berkembang. Alhamdulillah progresnya positif akhirnya mengembangkan sayap ke Banda Aceh dengan nama @MisterPiyoh “Berbagi Aceh di mana aja”

Inspiratif ya YEP!ers, ka @Hijrahheiji bertujuan berwirausaha untuk mengembangkan dan mengenalkan kotanya agar bs lbh dikenal #YEPvoice. Sesuai dgn topik kita hari ini, menurut ka @Hijrahheiji apa sih 'Hospitalitypreneur' itu? #YEPvoice
Hospitalitypreneur istilah yang saya buat sendiri buat orang-orang yang usahanya mendukung perkembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jadi mendukung pariwisata selain dengan tingkah laku, kita juga bisa mendukung dengan desain dan juga produk.Bisa jadi Travel, Penginapan, Rumah Makan, Spa dan refleksi, Pusat Oleh-oleh dan masih banyak lagi

Berarti kita menggangkat semua kelebihan dikota yg ingin kita angkat. Bagaimana tahap-tahap awal ka @Hijrahheiji berhospitalitypreneur!

Tentunya ber-hospitalitypreneur bukan hal yg dilakukan scr mudah dan dlm waktu singkat. Gmn ka @Hijrahheiji mengatasi hambatan2? #YEPvoice
Mengatasi hambatan berbisnis yaitu dengan Belajar, Belajar dan Belajar, karena hambatan biasanya muncul juga dengan penyelesaiannya, hanya kita perlu menemukannya dengan belajar

Saat ini @PiyohDesign adlh salah satu tourist icon Sabang. Gmn tahap-tahap hingga bisa menjadi tourist icon, ka @Hijrahheiji ? #YEPvoice
Berkarya, terus berkarya, jika kita bermanfaat buat orang lain, jadi Icon itu bonus dari semuanya, Jadi KOMPOR tapi juga harus jadi PELOPOR

Pertanyaan terakhir nih, saran-saran ka @Hijrahheiji untuk YEP!ers agar berani melakukan 'Hospitalitypreneur' ? #YEPvoice
Indonesia punya potensi wisata yang luar biasa, tinggal bagaimana kita turun tangan mengelolanya/memanfaatkannya. kita bisa berkontribusi karya untuk daerah, income juga dapat, dan ada kebahagiaan tersendiri saat kita bermanfaat untuk orang lain. Mulai dari hal yang kecil yang kita bisa, ada buku yang saya rekomendasi, Buku Tourism Marketing 3.0 karya Pak Hermawan Kertajaya.

Terima kasih ka @Hijrahheiji untuk berbagi ilmu dan menyempatkan waktu kpd YEP!ers :) Sukses bisnis @PiyohDesign & ttp inspiratif #YEPvoice
Sama-sama, semoga bermanfaat ya, mau sharing kapan aja siap... Semangat berkarya anak muda Indonesia \(^_^)/

Bagaimana YEP!ers ? Topik hari ini sgt insipiratif yaa. Yuk! Gali potensi diri kalian dan kenali tempat tinggal kalian. #YEPvoice

Siapa tahu kalian sebenarnya memiliki potensi ber-Hospitalitypreneur seperti yang dilakukan ka @Hijrahheiji . Selamat malam, YEP!ers :) semoga YEP! Voice malam ini bermanfaat dan menginspiratif malam minggu kalian. Selamat berakhir pekan, YEP!ers

Jumat, 07 Februari 2014

Menarik Perhatian dengan Keude Kopi Pitch





Ada banyak ilmu yang diajarin ketika bootcamp Wirausaha Muda Mandiri 2013. Salah satunya kami diajarin teknik Pitching. Pitching sendiri adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan ide-ide kita, ke siapapun, mulai dari teman, keluarga, partner, sampai investor. Pitching dilakukan untuk membuat orang lain tertarik dengan kita. Yang penting adalah tertarik dulu, karena ini menjadi kunci awal dari pitching. Karena kalau orang sudah tertarik dengan kita, selanjutnya, terserah kita, haha #MunculTanduk

Untuk teknik pitching, yang dibagi berdasarkan durasinya ada 3 macam, yaitu :
  • Elevator pitch: 1 menit
  • Competitive pitch: 7-8 menit
  • Investor pitch: 20 menit
Dari ketiga teknik pitching itu yang paling sering kulakukan Elevator pitch dan competitive pitch, karena kita ga bakal tau akan ketemu dengan siapa saja setiap harinya, bisa jadi orang yang kita temui tanpa sengaja adalah orang penting. Elevator Pitch di Aceh agak kurang cocok sih, karena Aceh ga banyak Elevator adanya Keude (Warung) Kopi jadi kita ubah saja jadi Keude Kopi Pitch, haha. #NgopiLagi

Inti dari Keude Kopi pitch adalah, buat secara singkat dan simpel. Tantangan memang, jadi kita dalam waktu 1 menit ditantang untuk menggunakan waktu dengan efektif, untuk membuat orang lain untuk mengerti dan tertarik dengan apa yang kita jelaskan, sehingga nantinya kita bisa tetap menjaga hubungan, syukur-syukur bisa jadi pelanggan atau investor untuk usaha kita. Eh, tapi Pitching ini ga Cuma buat usaha aja, jadi apapun profesi kita, apapun keperluan kita bisa dipermudah dengan pitching, memperkenalkan diri, mau nyari pekerjaan, mencari jodoh dan lain-lain.

Nah untuk membuat satu kalimat pitching yang baik, ada beberapa unsur, yang terpenting jelas apa yang kita lakukan, untuk siapa, mengapa dan bagaimana kita melakukannya.


Our company (name) is developing (what) to help (who) to solve (why) with secret sauce (how)

Buat contoh :

Halo, perkenalkan nama saya Hijrah Saputra, biasa dipanggil Hijrah atau Heiji, sedang membangun Piyoh Design, Hospitality Design, bergerak di bidang Pariwisata dan ekonomi kreatif, membantu di bidang promosi dan pemasaran dengan desain yang unik dan menarik.

pernah ya gara-gara Keude Kopi Pitch ini, aku dapat tawaran kerja menarik di salah satu resort terbaik di Malaysia langsung dari ownernya, ga gemeteran dengernya? haha. Tapi berhubung masih punya mimpi besarin Piyoh, jadinya ditolak. (Setelah itu nyesal). Dan ada banyak tawaran-tawaran kerjasama lainnya.
Dengan YB Elizabeth Wong "Exco for Tourism, Environment & Consumer Affair" Selangor - Malaysia
Asyik kan? Kalau kamu diminta untuk elevator pitch, kira-kira apa yang akan kamu lakukan?

Selasa, 04 Februari 2014

Trip Kuliner bareng Pak William Wongso di Banda Aceh

Suatu kebahagiaan tersendiri diminta oleh Pak William Wongso, legendaris ahli kuliner di Indonesia. Beliau memintaku untuk jadi pemandu kuliner di Banda Aceh dan sekitarnya, kesempatan yang luar biasa.

Siapa yang tidak kenal dengan Pak William Wiriatmaja Wongso atau yang dikenal dengan William Wongsi, Pemandu acara “Cooking Adventure with William Wongso” di Metro TV, owner beberapa rumah makan terkenal di Jakarta, beliau juga penasehat kuliner maskapai Garuda Indonesia.
 
Aku berkenalan dengan Pak William Wongso di komunitas Aku Cinta Masakan Indonesia (ACMI), beliau sebagai salah satu pendiri bersama dengan Mbak Santhi Serad. ACMI sendiri komunitas yang mempunyai visi Melestarikan, mengembangkan, mendokumentasikan serta menyebarluaskan kekayaan budaya kuliner tradisional Indonesia. Aku di situ sebagai Pemandu Kuliner, lumayan keren ya, haha, #Jampokkali, tapi gapapa ini juga salah satu usaha untuk memperkenalkan potensi masakan daerah yang kita punya ke mana aja. Buat yang mau gabung bisa lihat caranya di Website Aku Cinta Masakan Indonesia atau follow twitternya di @AcmiID. Pak Will, begitu panggilanku buat beliau, juga salah satu juri Bidang Boga di Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2013. 
Pertemuan Pertama dengan Pak William Wongso di Penjurian WMM 2013
Beberapa kali konsultasi tempat, akhirnya kami bertemu di tempat yang kurekomendasikan pertama, Rumoh Aceh. Rumoh Aceh sendiri salah satu tempat ngopi asyik di Banda Aceh, selain bisa melihat bentuk Rumah tradisional Aceh, kita bisa menikmati kopi terbaik Aceh di sana, dan masakan khas Aceh yang lezat. 
Rumoh Aceh Kopi
Kukira Pak Will datang bersama team untuk liputan, tapi ternyata pas ketemu di rumoh Aceh, ada kurang lebih 40 orang yang datang, WOW! tenyata kedatangan beliau kali ini bersama rekan bisnisnya, ada dr. Fredy Setyawan dan keluarganya, Pak Edwin,abangnya Pak Fredy, drg. Tantri, istrinya dan Jonatan (Yoyo) anaknya Pak Fredy. dr Fredy ini onwer Natasha Skin Care. Kedatangan mereka ternyata untuk grand openning Natasha Skin Care yang ada di Banda Aceh. Sempat kaget juga kalau Natasha Skin Care mau buka di Aceh, ngobrol dengan Pak Fredy ternyata banyak pelanggan yang berasal dari Aceh dan beliau beserta teamnya juga ingin menunjukkan kepada rekan-rekan beliau di jawa bahwa Aceh aman untuk investasi, luar biasa. Walaupun baru kenal, ternyata keluarga Pak Fredy ini sangat ramah, sikap yang perlu dicontoh untuk menjadi pengusaha besar.

Keasyikan ngobrol tentang Aceh dan kuliner yang ada di Rumoh Aceh, tak terasa udah pukul setengah 11 malam, akhirnya perjalanan kami lanjutkan esok harinya.

Keesokan harinya Kuliner Trip di Banda Aceh dimulai...

Mulai hunting Nasi Gurih, Dendeng Aceh, Sate Matang, Bu Si Itek, Ayam Tangkap dan lain-lain. Jujur aja, baru kali ini kulihat keluarga yang fanatik dengan masakan dan badan mereka tetap slim, luar biasa, jadi dalam sehari ada makan hingga 6 kali, mereka benar-benar mengeksplor kuliner yang ada di Banda Aceh dan sekitarnya, makan di sini, ngopi sebentar di sana, makan lagi, ngopi lagi, makan lagi, beuh... kadang aku sampai mau melambaikan tangan ke kamera karena sudah ga sanggup lagi untuk makan, haha.

Kelebihan kuliner trip kali ini, sekalian memperkenalkan masakan Aceh ke mereka, aku juga bisa belajar hal yang lain dari masakan itu, karena Pak Will selalu bercerita, masakan ini enak, tapi kalau dibuat ini bakal seperti ini, terus beliau menceritakan detail bahan-bahan yang bisa diolah untuk masakan itu, jadi aku bener-bener belajar mengenal masakan langsung dari ahlinya, dan yang tidak ketinggalan, ternyata masing-masing aktif di instagram, jadi sambil nyobain, terus posting, cerita lagi, walau kadang pas aku menjelaskan terkesan dicuekin, haha.
Walau terkesan dicuekin, tapi selesai aku cerita, bakal dapat banyak lagi informasi dari beliau, plus foto yang WOW di instagram beliau
Ngopi di Solong, dan berkesempatan langsung ketemu ownernya untuk nanya KOPI 26 :D
Tak lupa juga mampir di outlet Mister Piyoh di Ulee Kareng.
Pak William, Papa Piyoh, Pak Edwin, Jonatan dan drg. Tantri Onni Bianti, istri dari dr. Fredy
Hari kedua selesai dengan kenyang yang tak terkira.


Hari terakhir hunting kuliner lagi, dan karena Yoyo pengen banget seafood. Yoyo ini walaupun masih kuliah sudah punya usaha restauran di Jogja. Jadi taste buat makanan pun bagus, akhirnya hunting kepiting ini sampe dapat, ada yang tau dimana ini?
Masakan Aceh emang luar biasa


Trip diitutup dengan ini, Kepiting Goreng Kari yang besarnya tak terkira

Trip kali ini jadi pengalaman luar biasa buatku, selain bisa belajar kuliner langsung dengan ahlinya, dan aku bisa banyak belajar bisnis dari Pak Fredy, Bu Tantri dan Pak Edwin, alhamdulillah.

Dan berita baiknya mereka akan promosi Aceh di luar dan akan kembali lagi untuk mencoba masakan yang lain.

Sebelum pulang, dapat Angpao dari Pak Will, ini jadi angpao pertama yang kudapat seumur hidup, alhamdulillah, terimakasih Pak William Wongso, ditunggu kedatangannya lagi di Aceh.
Angpaonya jadi buku, bisa jadi kenang-kenangan yang menarik dan bisa dishare lagi ilmunya untuk orang lain
Buat yang penasaran dengan kuliner-kuliner lain yang dicobain Pak William Wongso, bisa follow Instragram beliau. :)

Senin, 03 Februari 2014

Piyoh di Expo Wirausaha Muda Mandiri 2014

Singkat cerita Piyoh Design kalah, karena ternyata pesaing dari wilayah lain hebat-hebat, untuk bidang Kreatif dimenangkan oleh Rio dengan produk sabun cair Maks-nya, dan untuk pemenang bidang yang lain bisa dilihat di sini.

Salah satu Kelebihan ikutan Wirausaha Muda Mandiri, kita diberikan panggung dan tempat untuk menunjukkan produk yang kita miliki di Expo Wirausaha Muda Mandiri. Expo Wirausaha Muda Mandiri 2014 sendiri dilaksanakan di Istora Senayan, setiap finalis mendapatkan booth untuk unjuk produk ataupun program yang bisa ditawarkan untuk pelanggan dan calon pelanggan, kesempatan ini kugunakan sebaik-baik mungkin untuk mempromosikan produk dan tetap di visi pertama, berbagi Sabang, haha.
Selain bisa mempromosikan produk kita

Bertemu dengan banyak orang baru
Ternyata banyak orang di Jakarta yang belum tau Sabang, potensi besar, haha....uhuk..uhuk
Dapat kesempatan kumpul-kumpul dengan teman-teman lama, reunian dan bertemu dengan teman-teman yang belum pernah bertemu sama sekali alias kopi darat :D.
Ketemu koordinator Transmania, Mas Hadityo dan Angga
Ketemu Mas Wahyu Aditya, owner Hellomotion dan KDRI
Yang menarik bisa bertemu dengan alumni-alumni WMM yang hebat-hebat seperti Mas Hendi (Kebab Baba Rafi), Mas Saptuari (Kedai Digital), Bang Denny (Cake Villa) dan masih banyak lagi senior lain yang sudah jadi pengusaha tenar di Indonesia dan go international, alhamdulillah.
Dapat karikatur langsung dari Mas Wahyu Aditya di komik Mas Gembol, terharu....
Dan alhamdulillah selama Expo, penjualan produk Piyoh bagus, terimakasih Bank Mandiri, sampai ketemu lagi di Expo tahun depan...