Tampilkan postingan dengan label Tips Komunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Komunikasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 September 2014

Apa Bahasa Cintamu?

Apa Bahasa Cintamu?
Pernah ga selama ini udah berbuat apa saja untuk keluarga, teman, pacar atau sahabat tapi ternyata ngerasa sia-sia? Kira-kira kenapa ya? Bisa jadi Bahasa Cinta yang kita gunakan kurang tepat. Bahasa Cinta? Hasil penelitian seorang Dr. Gary Chapman dengan teorinya Five Love Languages (Lima Bahasa Cinta) mungkin bisa membantu kita memperbaiki hubungan kita dengan orang yang kita sayangi.
Menurut Dr. Gary Chapman, ada 5 Bahasa Cinta cara orang untuk mengekspresikan perasaan cintanya kepada orang lain, apabila sesuai akan membuat orang tersebut merasa dicintai, karena setiap orang mempunyai bahasa cinta masing-masing. Apa saja 5 Bahasa Cinta itu? Ini dia.
  1. Pujian (Words of Affirmation)
Pujian bisa juga berarti kalimat-kalimat yang membangun dan positif, buat yang bahasa utamanya pujian, akan merasa sangat dicintai bila kita memujinya, seperti, “Kamu cantik sekali hari ini,”, “Terimakasih ya untuk semua yang kamu kerjakan hari ini, good job!”, “Kamu keren sekali tadi ketika berpidato di depan, banyak orang tersentuh karena kamu.” 

2.      Momen (Quality Time)

Orang yang bahasa utamanya momen atau quality time akan sangat merasa dicintai kalau kita bisa menyediakan waktu untuknya di saat yang penting ataupun momen yang ada dimanfaatkan secara berkualitas. Momen seperti ulang tahun, wisuda, lulus ujian dengan nilai baik, atau bahkan ketika terkena musibah.

3.      Kado atau Hadiah (Gifts)

Apapun bentuknya, mahal atau murah, besar atau kecil, orang yang memiliki bahasa cinta ini akan menganggap merasa dicintai. Pernah aku punya teman yang seperti ini di momen yang special untuknya aku memberikan kado sebuah boneka yang terbuat dari kertas buku, membuat dia merasa dicintai sekali, hingga bertahun-tahun diingatnya selalu, bahkan sebelum dia nikah, eh? #KemudianCurhat.
Jadi untuk siapa saja yang bahasa cintanya hadiah, kalau dia bersedih berilah hadiah, dan kalau kita yang memiliki bahasa cinta hadiah, berilah selalu hadiah untuk diri sendiri agar terus termotivasi. 

4.      Bantuan atau Layanan (Acts of Service)

Tipe ini tipe yang merasa sangat dicintai jika dibantu atau dilayani seperti dibukakan pintu, dibawakan tas, dibantu menyucikan piring, atau memijat punggung. Biasanya juga dia akan senang menawarkan diri untuk membantu orang lain. 

5.      Sentuhan (Physical Touch)

Sentuhan fisik mencakup belaian, tepukan, bergandengan tangan, kecupan, dan pelukan hangat. Contoh ketika teman kita sedang sedih, apa yang kita lakukan? Untuk orang yang Bahasa Cintanya sentuhan otomatis akan merasa sangat dicintai jika kita memeluknya, menyentuh tangannya, atau menepuk punggungnya.

Tapi pada umumnya setiap orang dapat menerima cinta kelima bahasa di atas, namun biasanya ada satu bahasa yang paling dominan di mana dapat merasakan cinta melebihi bahasa lainnya. Jadi apa Bahasa Cintamu?

Senin, 23 Juni 2014

Nama Adalah Doa



Kalo ditanya apalah arti sebuah nama ke aku. menurutku penting sekali. karena nama itu yang akan memposisikan kita berbeda dengan yang lain dan yang membuat kita bisa menghargai dan dihargai orang lain. jadi aku kurang begitu setuju dengan pendapat pujangga tempo doeloe, apalah arti sebuah nama.

Coba, ya, bebek goreng yang enak apanya hayo??

Ya, huruf B-nya! coba ngga ada huruf B-nya, jadinya eek goreng. Memang yang membedakan bebek dan eek terletak pada huruf B dan hal itu pula memposisikan bebek pada kondisi yang lebih baik. ya walaupun pada kenyataannya memiliki kesamaan, apakah itu? yup, dua-duanya bisa ngambang di air.

Aku pernah nonton film komedi perancis judulnya Rrrrrr, ada sebuah desa yang dikepalai oleh seorang kepala suku, ceritanya semua penduduk desanya bernama Piere, dan uniknya kepala sukunya bisa membedakan Piere satu dengan lainnya dengan cara mengabsennya setiap hari, mulai dari yang datang di lapangan, sampai yang dimakan ularmooth, tidak masuk akal memang, tapi ya namanya film, komedi pula, walaupun kita masih sering disajikan sinetron yang lebih sering tidak masuk akal.
  
Oke, kita tidak akan membahas tentang sinetron kali ini. Kembali ke nama. pemberian nama juga seperti doa orang tua kepada kita. misalnya NurJannah, artinya cahaya surga, ya orang tuanya pengen anaknya nanti jadi cahaya di surga atau bisa membawa cahaya surga ke dunia. atau Annisa, wanita, mungkin orang tuannya pengen anaknya jadi wanita yang bener-bener wanita, dan beberapa temen yang aku temui bernama Annisa bener-bener wanita yang cantik akhlak dan wajahnya juga.mantaplah.makanya selama ini terbongkar sudah misteri kenapa waria ngga ada yang mantap, karena pas jadi wanita ngga ada yang namanya Annisa. hehe, ngga usah dibahas ya.

Ngomongin nama, ternyata pemberian nama untuk usaha dan blog juga berpengaruh terhadap usaha atau blog juga. Misalnya usaha yang sedang kurintis selama ini dengan nama Piyoh yang artinya mampir atau singgah, dengan harapan banyaknya orang yang akan mampir atau singgah walaupun sebentar ternyata menjadi kenyataan, ya biarpun sekarang blognya keapus #NangisDiPojokan, tapi alhamdulillah usaha berjalan dengan sangat baik, banyak yang Piyoh di outlet, baik yang di Sabang maupun yang di Banda Aceh, yang belum piyoh silahkan ya #KemudianIklan. 

Ada beberapa kasus untuk beberapa kenalanku yang namanya sesuai membuat kita akan berkomentar sesuai dengan namanya, mulai dari Homhai (entahlah), Pangpo (jatuh miskin), hingga laki-laki yang terbuang. Karena sadar atau tidak sadar perkataan kita itu adalah doa, seperti sabda Rasulullah : "Kullu kalam addu'a" yang artinya, setiap perkataan itu adalah do'a. Jadi kebayang kan kalau ada banyak orang yang kita temui akan membacakan apa yang kita namai, apalagi kalau waktunya di saat makbul untuk berdoa? dream comes true! hehe.

Oke, bukan berarti aku nulis ini, aku juga ga ada masalah, justru sekarang jadi sering dikomplein juga dengan orang tua karena  jarang ada di tempat, tapi ya mau gimana lagi, karena beliau memberi nama Hijrah, jadi ya mau gimana lagi? 

Apakah teman-teman ada cerita yang serupa?

Sabtu, 22 Maret 2014

Tips Mudah Mengasah Keterampilan Berkomunikasi



Kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu kunci sukses untuk menjadi seorang duta wisata karena dalam melaksanakan tugasnya duta wisata akan bertemu dengan berbagai macam orang, dan fungsi utamanya mempromosikan dan menjual potensi wisata daerahnya, kalo orang Minang bilang, ‘Manggaleh’, kalo orang Aceh bilang ‘Publoe’, Orang jawa timur bilang, ‘Nyubal’. Yach, apapun itu istilahnya, komunikasi itu penting!, Seperti Kerang Rebus sama Selai Nenasnya..hmm #KemudianLaper. 

Berikut ini ada langkah-langkah sederhana untuk mengasah ketrampilan komunikasi kita.

Pengetahuan Kita
Pendidikan adalah segala yang telah kita pelajari, tapi bagaimana mempraktekan apa yang telah kita pelajari. Kita semua memang punya keterbatasan, tapi bukan berarti kita tak dapat belajar membuatnya bermanfaat dan membagi apa yang kita tahu dengan orang lain.

Mendengarkan
Jadi pendengar yang baik ngga ada salahnya lho, bagian ini sama pentingnya dengan mengajukan pertanyaan. Kadang dengan mendengarkan suara kita sendiri kita dapat belajar sedikit lebih percaya diri. Dan selalu mengatakan hal-hal yang kita percaya dengan penuh keyakinan. Misal, ’Ah, manthap kali lah aku ini!’.

Rendah Hati
Kita semua pasti pernah membuat kesalahan, dan kadang kita cenderung mengucapkan kata-kata yang merendahkan. Jadi, saat sedang melakukan percakapan dalam kelompok, jangan takut bertanya apa kita salah mengucapkan kata dan jika orang lain tak yakin soal ini, jadikan saja bahan lelucon. Itupun kalo kita lucu, kalo garing? Ya itu urusanmu dan keluargamu.

Kontak Mata
Tatapan mata bisa mengungkapkan banyak hal lho, misalnya mata sinis, mata-mata, dan mata sapi. Ini sangat penting bagi kita untuk tetap fokus saat berbicara dalam kelompok atau pertemuan, walaupun semua yang hadir kita sudah kenal dengan baik. Kalo kata Mas Agoeng Soedir Poetra, yang punya Color Model Inc.,”Matanya, matanya diisi!”.
Didengar, penjual pisang Pontianak, ‘Diisi apa mas?, coklat, Mochacinno apa strawberry?’.

Buat Lelucon
Sedikit humor dapat jadi pereda ketegangan yang luar biasa. Bicara serius terus-menerus akan membuat orang lain bosan dan akhirnya kabur tidur. Dengan humor walau Garing dapat menarik perhatian orang lain dan membuat kita mudah digapai, seperti semua orang.

Menempatkan Seperti Lawan Bicara
Berinteraksi dengan orang-orang lain. Kita akan mendapat banyak gagasan, saat kita mengetahui orang lain. Melakukan pembauran juga dapat membangun ketrampilan kepemimpinan kita.

Mendengarkan Diri Sendiri
Mengakulah, ada saat-saat di mana kita bernyanyi untuk diri sendiri di kamar mandi, terus goyang-goyang ala Kucing Garong. Oke, kita juga bisa mulai berlatih dengan mendengarkan semua pemikiran kita saat kita sedang sendiri. Bicara lah di depan cermin untuk mengoreksi apa yang kita ucapkan.

Tersenyum
Sebuah senyuman bisa memiliki banyak arti, seperti halnya tatapan mata. Jangan pernah menunjukkan ekspresi manyun, mecucu, tarik-tarik hidung biar mancung, karena itu hal yang mustahil, apalagi ngupil upilnya teman di depan banyak orang, jangan pernah!. Sebaliknya, dengan senyuman kita bisa mengekspresikan apa yang kita katakan dengan lebih baik. Ya, smilelah, walaupun sampe Garing.

Panutan
Kita pasti punya satu atau dua orang yang selalu kita dengarkan saat sedang melakukan pertemuan di publik, misalnya aku seneng Cinta Laura. Maka tirulah bagaimana mereka menekankan apa yang mereka katakan, hal ini dapat membantu kita saat sedang berbicara di hadapan orang banyak. ’Itchhuu becthuuul!.’

Persiapan
Lakukan persiapan terbaik. Buat catatan, atau lakukan persiapan apa aja yang membuat kita nyaman untuk mengungkapkan pendapat saat berhadapan dengan orang banyak, ya asal jangan meminjam Balpoint temennya terus diilangin, it’s not good (fade out).
Cara apa lagi yang lebih baik untuk memulai komunikasi yang efektif selain memulainya dari orang terdekat. ’Iya, itu kamu..AYO,SINI!!’.