Tampilkan postingan dengan label MSS 2013. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MSS 2013. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Januari 2014

Bermain dengan Monyet-Monyet Lucu di Bukit Melawati

Penasaran dengan foto-foto monyet yang jinak dan lucu di fans page My Selangor Story, akhirnya kesampaian juga untuk bertemu dengan mereka.
Untuk menuju Bukit Melawati kita menggunakan Tram yang ada setiap jamnya atau bisa berjalan kaki kurang lebih 20 menit. Tapi melihat bentuk Tram yang lucu dan warna -warni, siapa yang akan menolak ajakannya?
Tramnya lucu!
Lucu ya, monyet yang ada di Bukit Melawati adalah jenis Silver Leaf Monkey, ketika kecil warna bulunya berwarna keemasan, tapi ketika dewasa menjadi berwarna perak. Jenis monyet ini berekor panjang, aku mendengar cerita Huda (Malaysia), dulunya monyet ini banyak yang berekor pendek dikarenakan mereka mengkonsumsi Kepiting (Ketam), dan seringkali ekornya menjadi korban, hihi lucu juga ya. tapi sekarang tidak lagi karena mereka dapat mencari makanan lain di Bukit Melawati.
Selain terkenal dengan monyetnya ternyata Bukit Melawati ini terkenal dengan sejarahnya, Bukit Melawati dulunya menjadi kubu pertahanan Kesultanan Selangor untuk memantau pergerakan kapal dagang dan kapal perang yang melalui Selat Melaka dan Kuala Selangor.

Kota itu ditaklukan oleh Belanda pada 1784 selepas menewaskan Portugis dan memusnahkan kota lama dengan membina istana Eropa, Fort Altingberg, Gabenor Alting. ini terbukti dengan adanya, Kediaman Pegawai Daerah Kuala Selangor, Beberapa Meriam, Benteng Pertahanan, Menara tinjau, Makam Sultan dan kerabat diraja, Batu pancung dan sumur. Ada juga museum yang menjadi saksi sejarah, namun sudah tutup karena hari sudah sore.
Bila bermain ke Kuala Selangor, tempat ini jadi destinasi yang wajib untuk dikunjungi.

Rabu, 08 Januari 2014

Menikmati Cendol Bakar yang Cetar Menggelegar

Dalam perjalanan menuju Bukit Melawati siang itu, aku berhenti di sebuah tempat bernama Cendol Bakar, sungguh dibuat mati penasaran bukan? Karena setahuku Cendol itu enak dinikmati dalam kondisi dingin, kalau dibakar apa masih enak?. Dari pada penasaran, lebih baik kita lihat langsung ke TKP CB (Tempat Kerja Penjual Cendol Bakar). 
 
Ternyata Asal mula nama Cendol Bakar berasal dari Gula Merah yang dibakar terlebih dahulu untuk dilelehkan baru dicampur di mangkuk. Selain itu sang pemilik yang bernama Abu Bakar, lumayan bikin penasaran ya. 
Mr.Arief bin Ismail sendiri yang meramu, dengan style ala star :D
Ada beberapa varian rasa Cendol Bakar yang ditawarkan mulai dari VIP, VVIP, Cendol Tapai, Pulut, Durian atau kombinasi Durian Pulut. Aku ingin mencoba Cendol Bakar Durian Pulut, tetapi ternyata pulut sudah abis saat itu, jadilah aku mencoba Cendol Bakar Durian, dan ketika ingin melihat proses pembuatannya ternyata pesanan kami dibuat langsung oleh pemiliknya, Mr. Arief bin Ismail, luar biasa terimakasih buat beliau.
Harga Cendol Bakar juga terjangkau, untuk menikmati lezatnya Cendol Bakar kita hanya membayar mulai RM2 sampai RM3,5. Yang membuat kudapan yang satu ini sangat ramai karena selain enak, harga murah, berada di jalan raya dan uniknya lagi, kedai ini memakai sistem Drive Thru, jadi pembeli bisa pesan dan ambil tanpa harus keluar berpanas-panas ria mengantri di luar, menarik bukan?
 
Selamat Menikmati, nyam nyam....:)
Kalau ke Kuala Selangor, sempatkanlah mampir kesini. Lokasinya juga di pinggir jalan raya, coba saja cari yang pembelinya ramai cetar menggelegar, dapat dipastikan di situlah Cendol Bakar Kuala Selangor.
 
 
Pengasas Cendol Bakar: Mohamad Arif Bin Ismail
Pengusaha: Rifhan Farhan Bti Mohamad Arif
Pengurus: Nor Azman Bin Othman 

Address: Kg Assam Jawa, Kuala Selangor, Malaysia.
Rifhan Farhan
017-6222017
Email: fisa219@yahoo.com.my

Terimakasih Daun Keladi...Terimakasih Datang Lagi...

Festival Thaipusam, di antara Pengorbanan dan Keikhlasan

Hari ketiga perjalananku di Selangor, aku dan teman-teman diajak menuju Thaipusam Festival atau Festival Thaipusam. Thaipusam Festival adalah festival agama Hindu yang banyak dirayakan oleh umat Tamil. Festival ini dilakukan pada saat Bulan punama pada kalender Tamil, sekitar Bulan Januari atau Bulan Februari Tiap Tahunnya.

Sedangkan asal kata Thaipusam itu berasal dari Pusam yang berarti Bintang pada posisi tertingginya, bisa juga diartikan sebagai hari kelahiran Dewa Murugan (anak bungsu dari Dewa Shiva dan Dewa Parvati, serta juga saat Parvati memberikan vel atau senjata berbentuk anak panah sehingga Murugan bisa melawan Damon Soorrapadman.
Aku dan teman-teman harus chek-out dari Arenaa Star Luxury Hotel, karena Festival Thaipusam adalah acara yang akan dikunjungi beratus atau bahkan beribu orang dari penjuru dunia, oleh karena itu kami harus datang lebih awal, ini artinya kami harus meninggalkan semua keglamoran menuju kesusahan dan pengorbanan, jadi lebay ya, haha.
Perjalanan kali ini kami selain ditemani oleh Bang Safri dan Bang Ramli (Supir), kami juga ditemani oleh Bang Hafiz, Bang Udin dan Bang Naqim dari Tourism Selangor. Mereka dengan berbaik hati menemani dan memberikan penjelasan yang kami butuhkan. 
Sampai di Gombak ternyata masih pagi, jadi kami sarapan dulu di rumah makan India muslim. Karena terbiasa jarang sarapan pagi apalagi nanti bakal lama berada di Batu cave yang aku sendiri belum kebayang bagaimana lapangannya, siapa tau susah mencari toilet, kan ga lucu, hehe, jadi aku memesan yang aman buat kondisi ini, Canai Telur dan milo hangat. Tak lupa juga numpang shalat subuh agar semua kegiatan hari ini lancar, amin!
Thaipusam Festival berlokasinya di objek wisata Batu Caves, yang terdapat di daerah Gombak, Negeri Selangor, kurang lebih memakan waktu sekitar 30 menit dari Kuala Lumpur. Batu Caves sendiri adalah tempat suci bagi penganut Hindu yang terutama etnis India. Namun juga boleh dikunjungi oleh wisatawan umum.
Ribuan orang mengantri untuk memberikan pengorbanan dan seserahan
Selama Thaipusam Festival banyak sekali orang yang membawa Kavadi, Kavadi itu berarti burden atau beban. Sang pembawa kavadi ini seperti membawa beban dalam festival ini, kebanyakan mereka itu punya suatu ‘kewajiban’ karena ingin terpenuhinya harapan atau permohonan mereka.

Lewat prosesi Thaipusam, mereka penganut Hindu mengharapkan pengampunan dosa, bermohon dikabulkan dari berbagai pengharapan atau bisa juga sebagai wujud syukur atas pencapaian yang didapat.
Memainkan musik mengiringi perjalanan teman atau keluarganya
Layaknya seorang raja dia berjalan tanpa mempedulikan orang di sekitarnya
Gantungan buah jeruk
Mereka yang mengikuti prosesi, ada khusus mewakili pribadinya, ada bersama keluarga besar dan ada pula dari utusan kuil-kuil atau kelompok. Di antara rangkaian prosesinya kebanyakan berjalan tanpa alas kaki dari jarak yang cukup jauh. Sejumlah bagian tubuh ditusuk dengan benda tajam, seperti panah (veil), mata pancing dan benda tajam lainnya yang disangkutkan barang-barang lain seperti buah-buahan, rantai dan masih banyak lagi lainnya. Semakin sakit atau semakin berat yang dibawa atau yang dibebankannya, menunjukkan betapa besar niat pengorbanan mereka terhadap Tuhannya. Yang menarik semua yang melakukan ritual ini berada dalam kondisi trans sambil diiringi gendangan musik rancak khas dari para pengiring, luar biasa!
Pengorbanan yang simpel, tapi bikin ngilu juga ngelihat Veil di mulutnya,hhhiiiyy
Seorang peserta Festival Thaipusam, dibantu oleh keluarganya
 

Selain sesi arak-arakan Kavadi di kawasan Batu Cave juga berlangsung pameran produk-produk khas India, mulai dari jajanan, patung-patung, aksesoris, perhiasan bahkan ada yang berjualan CD musik India.
Inai Ala India
Penjual Camilan Khas India
Penjual Pernak-Pernik
Dalam perjalanan menuju bus aku, Intan,dan Beni mencoba permainan seru. Oke sebenarnya bukan permainan tetapi lebih untuk menemukan karakter apa yang kami miliki dan mencari tahu bagaimana cara mengoptimalkannya, dan semua dengan cara India, acha..acha...

Selesai dari Batu Cave kami menuju destinasi selanjutnya...
Golden Palm Tree Resort and Spa!
Setelah ini kemana lagi ya?



Selasa, 07 Januari 2014

Bersenang-senang di Sunway Lagoon!

Perjalanan selanjutnya aku akan menuju Sunway Lagoon!
I'm Here! Sunway Lagoon!
Captain Sunway Lagoon
Sunway Lagoon adalah wahana permainan terbaik di Asia, dan pernah mendapat penghargaan berturut-turut sebagai sebagai wahana terbaik di Asia dari Tahun 2007 hingga 2010. Sunway Lagoon memiliki 5 Theme park yang berbeda-beda, ada Water Park, Amusement Park, Extreme Park, Wildlife Park dan Scream Park.
 
Selalu ada permainan terbaru setiap tahunnya, yang menjadi andalan kali ini adalah Waterplexx 5D, pertama di dunia! Waterplexx 5D ini dibuat untuk memperingati 20 tahun anniversary. Aku dan teman-teman berkesempatan mencoba Waterplexx 5D ini. Ketika masuk kami harus mengganti pakaian dan siap berbasah-basahan. Setelah ganti pakaian, penjaga Waterplexx menunggu dengan sekeranjang kacamata 3D. Sempat deg-degan masuk, karena nonton 3D aja udah seru, gimana rasanya 5D ya. Sampai di dalam ternyata ruangannya tidak terlalu besar dan memiliki desain interior yang unik! Film diputar, disana kita bakal merasakan perjalanan menggunakan boat air seperti benar-benar sedang berada di dalam boat, melewati lintasan arung jeram, terowongan, bertemu putri duyung nakal, tengkorak bajak laut sampai MONSTER! Belum lagi guyuran air, hembusan angin, getaran kursi, semburan air dari depan, bawah, atas, samping, sungguh pengalaman yang luar biasa!! 4 jempol buat Waterplexx 5D Sunway Lagoon.
Ada lagi Vuvuzela Tower, Vortex Wide Rider, sayang sekali permainan itu masih dalam proses pembuatan dan baru akan diluncurkan bulan depan, jadi aku tidak bisa mencobanya, permainan yang memiliki tinggi 23 meter ini diisukan sebagai yang terbesar di dunia, WOW! Perjalanan selanjutnya aku harus coba permainan ini!
Vuvuzula Tower
Selanjutnya aku menikmati Surf Beach di Water Park. Anak pantai kembali ke pantai, tapi yang membuat beda, pantai ini berada di tengah-tengah gedung-gedung tinggi yang menjulang dan dilengkapi arsitektur yang luar biasa!
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore sudah saatnya aku melanjutkan perjalanan ke tujuan selanjutnya, belum puas rasanya, tetapi memang butuh waktu seharian untuk menikmati semua wahana yang ada di Sunway Lagoon, dan aku akan kembali!

Setelah ini kemana lagi ya?


 Ikuti terus ya.....

Nyantai di Premiere Hotel


Perjalananku menuju Selangor kali ini tidak sendiri, aku bersama 6 teman lagi dari Aceh, diantaranya, Citra Rahman, Wulan, Husni, Ridha, Dicka dan Syauqie, dapat dipastikan perjalanan kali ini bakal lebih seru dari sebelumnya. 
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertama kali menginjakkan kaki di LCCT, kami sudah disambut hangat oleh pihak dari My Selangor Story 2013, ada Miss Chai Poo Han dan Alison Wee dari My Horizon Media Sdn Bhd, kami juga ditemani Bang Safri yang bertugas menjadi guide selama perjalanan. 
Ready for The Journey!

This is it.... Mee Mamak, ajieeeb!
Sembari menunggu teman-teman peserta lain yang berasal dari Pekanbaru, Jambi, Jakarta, Surabaya, Kupang dan Malaysia sendiri, kami diberikan tantangan untuk mencoba makanan khas yang ada di bandara LCCT, dan aku memilih Mee Mamak. Mee Mamak adalah Mie masakan yang dibuat oleh Mamak (sebutan untuk India Muslim), selain rasanya yang lezat, kehalalannya terjamin.

Setelah berkumpul semua, kami berangkat menuju tujuan pertama kami, Première Hotel yang berada di Klang. Klang adalah salah satu dari 9 distrik yang ada di Selangor, Klang dulunya bernama Kelang berada di bagian barat Selangor, berjarak kurang lebih 32 Km dari Kuala Lumpur dengan waktu tempuh 1 jam 15 menit dari LCCT. Klang merupakan salah satu wilayah ibukota kerajaan Selangor, Klang juga pernah menjadi Ibukota sebelum adanya Kuala Lumpur dan Shah Alam. Dari Tahun 1880  hingga 1889 Klang menjadi ibukota Selangor sebelum Kuala Lumpur , 1974 hingga 1977 Klang menjadi ibukota Selangor sebelum Shah Alam.
Sekilas Klang

Bang Safri aka Hj Hantu Laut
Selama perjalanan menuju Klang kami mendengarkan sedikit informasi oleh Bang Safri tentang Malaysia, dengan gayanya yang kocak, Bang Safri membuat permulaan perjalanan ini menyenangkan. Selain menyenangkan, ternyata kedatangan kami di Selangor disambut dengan hujan deras yang diakhiri dengan pelangi dengan lengkung sempurna, So Lovely! 

Tidak sampai 1 jam perjalanan kami telah berada di tujuan pertama kami disambut super hangat oleh pihak Première Hotel ada Mr. Ng Kien Ti, Mr. Joseph dan si cantik Miss Vicky. 
Disambut ramah oleh Mr. Ng Kien Ti dan Miss Vicky
Welcome to Premiere Hotel, Klang, meets your expectations!
Première Hotel adalah hotel bisnis terbaru yang  ada di Klang dengan 250 kamar, termasuk 3 lantai untuk klub eksekutif, Première Hotel berada di tempat yang strategis dan modern Bandar Bukit Tinggi, sangat nyaman untuk bisnis dan istirahat. 
Premiere Hotel, Meets your Expectation!
Mr. Joseph memperlihatkan pemandangan yang bisa dilihat dari kamar, luar biasa!

Untuk Meeting dan Event, Première Hotel juga menyediakan ballroom dengan kapasitas sampai 1.500 orang, 5 Meeting room lengkap dengan akses internet dan buat yang ingin pesta, pernikahan dan cocktails ada lokasi di dekat kolam renang dengan kapasitas hingga 300 orang. 
Kebetulan malam itu ada kegiatan appreciation dinner, jadilah diriku berkumpul dengan teman-teman lama \(^^)/
Me and My Family in One Roof :D
Ditambah lagi fasilitas Kolam Renang, gym, exotic Spa and 3 restaurant yang menyediakan masakan lokal, Cina, Jepang, dan masakan international.
Buzz Restaurant, Comfortable all-day casual dining with a relaxing terrace.
Aku berkesempatan menikmati Restauran Buzz yang berada di Lower Ground. Menu yang ditawarkan sesuai dengan yang dijanjikan, ada masakan Cina, Eropa dan Masakan Internasional lainnya sepuasnya!. 
My Expectation! :D
All u can eat...semuanya delicious!
Chef Khusus buat masak pasta, kalau mau tinggal bilang
Memang tidak salah bila tagline Première Hotel,” Meet your expectation”, karena aku menemukan sesuai dengan ekspektasiku!

Penasaran dengan Première Hotel? Informasi lebih lanjut bisa dilihat disini
Bandar Bukit Tinggi 1/KS6
Jalan Langat 41200 Klang
Selangor Darul Ehsan Malaysia
+60 3 3325 6868
+60 3 3325 6869

Perjalanan belum usai pukul 10.30 aku diajak untuk menikmati suasana malam di Klang. Tujuan selanjutnya adalah Medan Muara Ikan Bakar di Tanjung Harapan. Buat kamu yang suka dengan seafood yang masih segar dan suka menikmati suasana pinggir pantai, berkumpul dengan teman dan keluarga atau mau romantisan, kamu wajib kesini!
Medan Muara Ikan Bakar di Tanjung Harapan, Klang
Tempat asyik makan Seafood segar di Klang, Selangor
MEDAN MUARA IKAN BAKAR TANJUNG HARAPAN (Halal)
Jalan Sultan Hishamuddin,
Kawasan 20, Bandar Sultan Sulaiman,
Pelabuhan Klang Utara, 42000 Port Klang,
Selangor, Malaysia.
Tel No : +603-3176 6929
Business Hours : 6pm – 1am daily.
GPS Coordinates : 3.006213,101.361487 (est.)
 
Seru kan? ikutin terus perjalanannya ya.... (Bersambung)